Saldo Kas Kutim Mencapai Rp375,68 M

kutimWartakutimcom | Sangatta ; Pendapatan APBD Kutim pada 2012 mencapai  Rp 2,65 Triliyun dari target sebesar Rp2,69  Triliyun . Hingga akhir tahun anggaran,  PAD Kutim mampu melampaui target  yang mencapai Rp65,8 M semula ditargetkan Rp65,3 M.

“Persentase tertinggi terdapat pada pos retribusi daerah yang mencapai seratus dua puluh tiga persen,” jelas Asisten Tata Praja  Drs H Syafruddin MAP.

Dihadapan sejumlah anggota DPRD Kutim, Syafruddin menyebutkan pada pendapatan transfer mencapai Rp2,47 triliun dari target Rp2,51 triliun. Dalam paket transfer ini, pos dana bagi hasil pajak mencapai Rp109 persen.

Mewakili Bupati Isran Noor saat menyampaikan Nota Pengantar Raperda Pertanggungjawaban APBD 2012, Kamis (19/9) kemarin, dijelaskan pada pendapatan lain-lain dihimpun Rp112 M dari target Rp112 M.

Dalam sidang yang dihadiri sejumlah pejabat termasuk kalangan TNI dan Polri, diuraikan untuk belanja operasi belanja habis pakai hanya mencapai Rp1,43 triliun dari target Rp1,68 triliun dimana belanja pegawai mencapai Rp642 M dan barang Rp571 M. Kemudian belanja modal dianggarkan Rp1,28 triliun namun terealisasi Rp1,15 triliun.

Penggunaan belanja modal masih dibawah target anggaran, secara rinci Syafruddin menyebutkan untuk jalan, irigrasi dan jaringan yang menelan biaya Rp560,2 M dan gedung serta bangunan Rp362,33 M. “Besarnya alokasi anggaran modal jalan, irigrasi dan jaringan dilakukan Pemkab Kutim sesuai komitmen pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur di Kutim dalam rangka mendukung pelayanan kepada masyarakat,” beber mantan Kepala Bappemas Kutim ini.

Sementara dana tak terduga yang hanya dialokasikan Rp3 M terealisasi Rp2,49 M yang diarahkan untuk penanggulangan bencana alam dan sosial yang tidak diperkirakan sebelumnya, termasuk tanggap darurat dalam rangka pencegahan gangguan terhadap stabilitas penyelenggaraan pemerintah demi terciptanya keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat.

Lebih jauh, Syafranuddin menerangkan pada aliran kas bersih terjadi defisit sebesar Rp56 M yang digunakan membayar penyertaan modal dan utang, sedangkan aktifitas non anggaran mengalami minus Rp427 M yang terdiri arus kas Rp30,76 M dan kas keluar Rp31,18 M. “Hingga akhir tahun ada saldo kas mencapai tiga ratus tujuh puluh lima koma enam puluh delapan miliar yang terdiri saldo kas pada BUD, kas bendahara pengeluaran dan kas bendahara penerimaan,” ungkap Syafruddin seraya menyebutkan berdasarkan aturan capai kinerja Pemkab Kutim diinterprestasikan sangat berhasil.

Terhadap Nota Pertangungjawaban APBD 2012 ini, Wakil Ketua DPRD Harjuna Ali menyebutkan akan menyerahkan masing-masing ke Ketua Fraksi untuk dicermati sebagai bahan pada penyampaian pemadangan umum fraksi.(din)