Perusahaan Jasa Penyewaan Menara, Dilaporkan Warga Kepolisi

IMG_0454Sangatta – Asdi Gafur (46) warga Bukit Pelangi RT. 39 kelurahan Teluk Lingga Sangatta, melaporkan PT. Mitra Tel, Perusahaan yang bergerak dibidang penyewaan menara telekomunikasi, ke Polres Kutim. laporan itu terkait pengrusakan lahan milik warga yang rencananya dibangun menara telekomunikasi.

“Laporannya sudah masuk kepolres Kutim, Minggu lalu. Tinggal menunggu prosesnya saja. Rencananya kepolisian akan memanggil pihak perusahaan, hari kamis minggu depan.” Kata Asdi Gafur saat menemui wartakutim.com, Kamis (5/12).

Asdi mengatakan, awalnya sudah disepakati perjanjian pembangunan menara setinggi 45 meter yang akan dibangung di belakang rumahnya. Namun tiba tiba perusahan PT. Mitra Tel, memutuskan untuk membatalkan pembagunan menara itu, tanpa alasan yang jelas.

“Semua warga disini padahal sudah sepakat untuk dibangun tower, dan bahkan saya sudah diberikan panjar (Uang Muka) lima persen dari nilai kontrak sebesar Rp 130 juta untuk pembangunan tower itu.” ungkapnya.

Sesuai dengan kesepakatan Kata dia,  perusahaan langsung menggali untuk pembangunan pondasi. Namun tiba tiba mereka (PT. Mitra Tel-red) menarik semua peralatannya dan membatalkan saat dia sedang pulang dikampung lebaran Idul Adha tahun ini

“Pada saat itu saya tidak ada disini. Yang ada cuma istri saya, yang kebetulan pada saat tidak ikut pulang ke kampung. Mereka menarik semua material dan peralatan dari lokasi. Dan membiarkan lahan saya jadi rusak seperti ini.” Kata Asdi sambil menunjuk lubang yang sudah digali untuk pembanguan menara itu.

Lebih lanjut Dia mengatakan, pihaknya meminta agar perusahaan memperbaiki lahan yang telah dirusak. Dan mengganti segala kerusakan akibat pembangunan yang batal dilaksankan.

“Saya berharap ini bisa diperbaiki, ini sangat membahayakan. Apa lagi cucu saya sering bermain disini, gimana kalau mereka jatuh kebawah lubang itu. apakah dia mau bertanggungjawab jika terjadi korban.” tegasnya

IMG_0449

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.