Pelanggang PDAM Yang Menunggak Kebanyakan Berlatar Belakang Tokoh Masyarakat Dan Pengusaha.

Sangatta, Wartakutim.com – dengan Kejari Sangatta , Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tuah benua Kutai Timur menjain kemitraanguna memaksimalkan penagihan pembayaran tunggakan pelanggang.

Menurut Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Kutim, Aji Mirni Mawarni, kemitraan dengan Kejaksaan Negeri Sangatta, selaku pengacara negara. Peran Kejaksaan adalah melakukan klarifikasi dan mediasi langsung kepada para pelanggan.

“Pertengahan Agustus lalu, Kejaksaan Negeri Sangatta telah mengundang atau melakukan pemanggilan pada puluhan pelanggan PDAM yang masih belum membayar tagihannya. Ternyata, pemanggilan tersebut membawa efek positif.” Ungkap Aji Mirni kepada wartawan.

Namun belakangan, kata wanita berjilbab ini, banyak diantara pelanggan yang sudah dipanggil pihak Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Sangatta, kembali menunggak. Anehnya, beberapa yang menunggak justru berlatar belakang tokoh masyarakat dan pengusaha.

“Sayangnya, setelah beberapa bulan berlalu, sebagian kembali menunggak. Orangnya ya itu-itu saja. Bahkan ada yang merupakan tokoh masyarakat maupun kalangan bisnis,” katanya

Mawar Menambahkan, Idealnya, total dana tagihan yang terhimpun naik signifikan. Namun sayangnya, banyak penunggak yang kembali bermasalah. “Untuk penagihan tunggakan kami tidak bisa tebang pilih. Karena software Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sudah menyajikan data secara otomatis,” katanya.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.