Tokoh Pemuda, Inginkan Perubahan Dari Anggota Legislatif Yang Baru

Koordinator Forum Masyarakat Peduli Kutai Timur (FMPKT), Misran Abbas, menghaparkan anggota legislative terpilih pada pemilu 2014 bisa membuat perubahan untuk Kutai Timur kedepannya.

Melihat realitas saat ini, pria yang sering menjelajah hingga kepelosk pelosok ini menilai, anggota dewan yang sekarang ini masih menjabat belum memberikan apa apa untuk masyarakat kutim. bahkan dia melihat banyak  kepentingan masyarakat kutim di pelosok jadi terabaikan, sehingga masyarakat pelosok menjadi masyarakat tertinggal.

“Semua daerah di Kutim saya sudah jelajahi, hingga kepelosok pelosok. Saya melihatnya kutim ini masih sangat  tertinggal dari daerah lain. Kutim yang memiliki APBD nya (Anggaran Pendapatan Belanjah Daerah-red) yang sangat besar “tahun 2013 Rp3,1 Trilliun” masih belum mampu membangun infrastruktur di daerah.” Ucap Misran saat di hubungi via telepon.

Dia Menambahkan, anggota dewan yang memiliki aspirasi proyek yang sangat besar pada tahun 2013 yang jika ditotal keseluruhan kurang lebih Rp240 Milliar, belum seluruhnya menyentuh hingga ke Pelosok pelosok pedesaan.

“Kemana kaburnya dana itu, apa lagi saya dengar untuk tahun ini proyek aspirasi yang namanya berganti nama menjadi dana terarah nilainya sangat besar.”Kata Tokoh pemuda ini.

Lebih lanjut Misran menambahkan, Pihaknya sangat prihatin jika caleg incamben terpilih lagi pada pemilu nanti.”Kutim tetap saja begitu juga dewannya masih itu itu saja. Jangankan membuat perubahan, dewan kita tidak bisa membuat perda (Peraturan Daerah) buktinya tahun ini nol perda inisiatif dewan” Ungkapnya.

Dikatakannya, masyarakat Kutim, seharusnya sudah cerdas untuk memilih wakilnya, apapun partainya orang orang yang akan dipilih harus bisa membuat perubahan untuk kutim dan tidak memikirkan pribadinya atau golongan.

“Saya saat ini coba perjuangkan caleg caleg yang saya anggap bisa untuk berbicara dan mau memperjuangkan aspirasi masyarakat yang pro rakyat. Ada beberapa caleg yang saya perjuangkan dari partai yang berbeda. Dan tak sepeserpun saya meminta dari caleg yang saya perjuangkan malahan saya mengeluarkan duit Pribadi saya. Tanpa mengharapkan sesuatu dari caleg yang saya perjuangkan jika dia terpilih. Saya selama ini tidak makan dari uang APBD. Saya yakin mereka yang saya perjuangkan bisa merubah Kutim jadi lebih maju lagi. Ungkap Misran, tanpa mau meyebut nama caleg yang dia perjuangkan.