Pemkab Dukung Kegiatan Keagamaan

Asisten Kesra Mugeni saat melakukan membuka Raker Wilayah ke-III GKII, dengan menyematkan kartu tanda peserta kepada perwakilan GKII dari luar Kutim. (RONALL/HUMAS)
Asisten Kesra Mugeni saat melakukan membuka Raker Wilayah ke-III GKII, dengan menyematkan kartu tanda peserta kepada perwakilan GKII dari luar Kutim. (RONALL/HUMAS)

SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mendukung kegiatan semua agama, sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) secara rohani. Sebagai sebuah daerah yang terus membangun dalam segala aspek baik ekonomi, sosial, budaya, serta kemasyarakatan tentu adanya kemajemukan dalam beragama menjadi faktor penting bagi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat yang dijalin atas rasa persaudaraan serta kecintaan terhadap daerah dimana seorang individu bertempat tinggal. Hal ini diungkapkan oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Mugeni, pada pembukaan Rapat Kerja Wilayah III Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Kalimantan Timur Periode 2011 – 2016, yang berlangsung di ruang Meranti kantor Bupati Kutai Timur pada Rabu (28/5) beberapa waktu lalu.

“Pelaksanaan Rakerwil GKII Kalimantan Timur yang dilaksanakan di Kutai Timur, disambut baik oleh pemerintah kabupaten. Karena kita ketahui bersama bahwa Kutim memang menjadikan keragaman umat beragama sebagai bentuk keberkahan dari Tuhan Yang Maha Esa kepada daerah ini untuk menjadikannya sebagai aset berharga untuk melangkah lebih maju. Sesuai dengan konsep Bhineka Tunggal Ika, yang mana berbeda-beda tetapi satu jua dalam ranah Pancasila. Selain itu kita mengucapkan selamat datang seluruh perwakilan GKII Kalimantan Timur untuk melaksanakan Rakerwil dengan lancar serta semangat untuk terus menjaga persatauan dan kesatuan bangsa,” ucap Mugeni.

Ketua Panitia Rakerwil Baya Sergius menyebutkan bahwa Rakerwil ini diikuti oleh berbagai perwakilan seperti GKII Kota Samarinda, Balikpapan, Kutai Barat, Kutai Timur, Berau dengan total keseluruhan peserta sebanyak 66 orang. Pelaksanaan kegiatan sendiri dilakukan selama 3 hari, dimana kegiatan rapat dilaksanakan di Hotel Jamrud, Sangatta Utara.

“Kami berterimakasih atas perhatian dan partisipasi dari Pemkab Kutim dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan Muswil, selain itu ucapan yang sama kami berikan kepada pihak PT. Kaltim Prima Coal, PT. Pama, serta sumbangan dari individu dan donatur lainnya,” ungkap Baya Sergius.

Perlu diketahui jika GKII memiliki sejarah panjang, dimana geraja ini dirintis oleh Dr. Robert A. Jaffray pada tahun 1928 dengan pusat pelayanan pertama berada di Makasar, Sulawesi Selatan. Ditempat itu pula didirikan Sekolah Alkitab Makasar (SAM) untuk melatih dan mengutus para pengurus melakukan kegiatan keagamaan. Selain itu GKII merupakan anggota Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia yang merupakan anggota Persekutuan Injil Indonesia (PII) dan World Alliance yang dibentuk pada tahun 1975. Untuk saat ini aktivitas sosial GKII dilakukan terus menerus di seluruh wilayah Indonesia termasuk Kalimantan Timur, dengan menyediakan pendidikan sekolah umum dan pelayanan kesehatan untuk daerah-daerah tertinggal dan terpencil.

“Dengan adanya kegiatan Raker wilayah ke-3, kami berharap GKII akan terus maju dan terus melakukan kegiatan yang bersifat membangun dan menjalankan amanat Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu tetap menjaga jalinan rasa persaudaraan dengan seluruh umat beragama lain, untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban kehidupan bermasyarakat di Kutim pada khususnya maupun Kaltim pada umumnya,” jelas Baya Sergius. (kmf3)