Wabup; Nuzul Qur’an Berikan Makna Mendalam Untuk Keluarga

===ISTIQOMAH=== Kegiatan Nuzul Qur'an merupakan sikap istiqomah Pemkab Kutim dalam mensyiarkan agama islam. Nampak Wabup Ardiansyah Sulaiman berbincang dengan KH. Imam Muchrozi (kedua dari kiri).
 ===ISTIQOMAH=== Kegiatan Nuzul Qur'an merupakan sikap istiqomah Pemkab Kutim dalam mensyiarkan agama islam. Nampak Wabup Ardiansyah Sulaiman berbincang dengan KH. Imam Muchrozi (kedua dari kiri).

===ISTIQOMAH=== Kegiatan Nuzul Qur’an merupakan sikap istiqomah Pemkab Kutim dalam mensyiarkan agama islam. Nampak Wabup Ardiansyah Sulaiman berbincang dengan KH. Imam Muchrozi (kedua dari kiri).

Sangatta, Wartakutim.com – Wakil Bupati Ardiansyah Sulaiman menghadiri peringatan Buzul Qur’an 1435 Hijriah di Masjid Agung Bukit Pelangi Sangatta pada Senin (14/7) lalu. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) tersebut menghadirkan penceramah dari Kota Bandung yakni KH. Ir. Imam Muchrozi, yang disaksikan oleh 370 orang lebih jamaah masjid.

Dalam sambutannya Wabup menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya pada jamaah masjid yang terus bertahan dan mengikuti shalat tarawih setiap malam hingga akhir ramadhan nanti. Dirinya juga mengajak jamaah untuk tidak melewatkan kesempatan emas di 10 hari terakhir bulan Ramadhan, yakni untuk sama-sama bermunajat dan beritikaf di Masjid. Yang dimulai pada malam 21 ramadhan, selain itu untuk makan sahur akan disediakan oleh pihak takmir masjid. Selanjutnya beliau juga memberikan pengantar mengenai profil penceramah untuk peringatan Nuzul Qur’an.

“Kalau kita mengetahui, sebenarnya Beliau (Imam Muchrozi, Red) sering mengunjungi Sangatta, terutama untuk menjadi imam di Masjid Agung Sangatta. Sehingga saya kemudian menyarankan kepada pihak PHBI, mumpung ustadznya ada. Maka lebih baik diambil yang ada dahulu, untuk menjadi penceramah pada peringatan malam Nuzul Qur’an di Ramadhan tahun 2014 ini. Insya Allah isi ceramah akan memberikan makna yang mendalam bagi pasangan suami istri, anak-anak, serta seluruh keluarga kita,” ungkap Ardiansyah.

KH. Imam Muchrozi dalam ceramahnya mengungkapkan bagaimana peristiwa Nuzul Qur’an berlangsung dibeberapa tempat yakni mulai dari saat Rasullah SAW sedang menyediri dalam sebuah gua sempit di pegunungan sekitar Mekkah yang disampaikan oleh Malaikat Jibril hingga di Padang Arafah. “Dengan memaknai berbagai kelebihan yang dimiliki Muhammad SAW dengan salah-satu mukjizatnya yakni Al-Qur’an. Maka umat islam harus melaksanakan sebaik-baiknya kandungan yang ada didalamnya, karena itu adalah sebuah rujukan dari Nabi Muhammad hingga akhir jaman,” jelasnya.

Sementara itu Ketua PHBI Kutim H. Mugeni mengatakan pihaknya beryukur atas kehadiran semua pihak pada kegiatan Nuzul Qur’an yang dilaksanakan setiap tahunnya, walaupun kali ini berlangsung ditengah-tengah cuaca yang gelap karena hujan sejak pagi hari hingga malam. “Alhamdulillah, kegiatan terus berjalan sukses walau hujan deras melanda pada pagi, sore, hingga malam. Akan tetapi karena memang niatan kita adalah untuk beribadah sekaligus menguatkan ketaqwaan, maka kegiatan ini memberikan kesan yang begitu luar biasa bagi jamaah Masjid Agung Bukit Pelangi,” ucap Mugeni.’

Perlu diketahui kegiatan Nuzul Qur’an 1435 H dihadiri oleh Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), mulai dari Dandim 0909/SGT Kol Inf Andi Gunawan, Asisten I Tata Praja Syafruddin, Kepala Dishubkominfo Djohansyah Ibrahim, Kadisnakertrans Abdulah fauzie, Manager External PT. Kaltim Prima Coal Hasrul Sani, Kepala UPT Damkar Failu, Kepala RPD Agus, Kasubag Pemeberitaan Imam Sujuno Lutfi, serta beberapa pejabat dilingkungan Pemkab Kutim lainnya. (kmf3)