Empat Parpol Meminta KPU Koreksi Nama Anggot Dewan Terpilih

IMG_1281Sangatta,wartakutim.com – Ratusan massa gabungan dalam 4 Partai Politik di Sangatta Kutim, yakni Partai Gerindra, FKPI, Hanura dan PAN menggelar aksi damai di Kantor KPU Kutai Timur, Komples Perkantoran Bukit Pelangi Sangatta, Senin (11/8).

Dalam aksi itu massa menuntut agar KPU Kutim Koreksi Nama Anggota Dewan terpilih yang akan dilantik pada  hari Kamis (14/8/2014) karana sudah menyalahi putusan Mahkama Konstitusi (MK).

Juru bicara perwakilan 4 Parpol yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra, Novel T Paembonan dalam orasinya, meminta KPU untuk tetap menjalankan amar Putus MK yang telah ditetapkan.

Menurutnya, MK merupakan pengadilan pertama dan pengadilan terakhir seperti yang di jelaskan di dalam UUD Tahun 1945 yang bersifat mengikat serta putusan ini tidak bisa di gugat, maka dari itu putusan ini harus di laksanakan oleh KPU Kutim.

“KPU Kutim harus melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi ini, jika tidak di laksanakan oleh KPU maka secara hukum KPU bisa di pidanakan karna telah melakukan pemalsuan data yang mengakibatkan 4 partai politik merasa di rugikan”. Ucapnya

Di tempat yang sama H Abdal nanang, mengemukakan, juga memngemukakan hal sama dalam orasinya. Afdal meminta KPU untuk tidak melantik 40 anggota dewan terpilih, karena empat diantarannya bermasalah sesuai dengan amar putusan MK.

“Kami meminta KPU Kutim tetap melantik 36 orang caleg DPRD Kutim yang terpilih pada tanggal 14 Agustus mendatang serta meminta kepada KPU Kutim untuk tidak melantik 4 Anggota DPRD yang sedang bermasalah, ”. Ucapnya Di jelaskannya, Putusan Mahkamah Konstitusi harus di dukung dan harus di hargai karna putusan tersebut adalah putusan tertinggi di negri ini. “Siapa’pun yang berlindung di belakang KPU dan tidak melaksanakan putusan MK maka mereka akan berhadapan dengan kami dan mereka akan mendapatkan akibatnya”. Jelasnya

Di jelaskannya, Putusan Mahkamah Konstitusi harus di dukung dan harus di hargai karna putusan tersebut adalah putusan tertinggi di negri ini. “Siapa’pun yang berlindung di belakang KPU dan tidak melaksanakan putusan MK maka mereka akan berhadapan dengan kami dan mereka akan mendapatkan akibatnya”. Jelasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.