oleh

Wabup Tekankan Pentingnya Data BPS

-Kaltim-Dibaca : 680 Kali

SANGATTA – Wakil Bupati (Wabub) Kutai Timur (Kutim) H Kasmidi Bulang menegaskan kepada jajarannya terkait pentingnya data BPS bahkan sumber data BPS. Bupati “Hal ini perlu mendapat perhatian lebih dari semua instansi/lembaga. Sebagai sumber data dan sekaligus pengguna data-data BPS,” katanya saat membuka Rapat Koordinasi Penyusunan Disagregasi Pembentukan Tetap Bruto (PMTB) 2018 dan Pembinaan Statistik Sektoral/Khusus, di Hotel Royal Victoria, Sangatta Utara, Rabu (25/4/2018)

Menurutnya data BPS merupakan data yang diakui kebenarannya, dengan adanya data pada BPS merupakan data benar bertanggung jawab terhadap data yang di publikasi. “Tetapi yang paling penting adalah tanggung jawab pada sumber data itu sendiri,” katanya.

Bupati Kutim H Ismunandar pada acara yang dilaksanakan badan pusat statistik (BPS) ini dalam sambutan tertulis yang dibacakan wabup menegaskan kegiatan ini perlu mendapat perhatian lebih dari semua instansi/lembaga. Sebagai sumber data dan sekaligus pengguna data-data BPS.

Menurutnya BPS memang benar bertanggung jawab terhadap data yang di publikasi, tetapi tanggung jawab yang lebih besar lagi ada pada sumber data.

Dengan itu pula ia menekankan agar tidak memandang sepele soal data. “Mengabaikan kualitas data yang kita berikan, berakibat pada kesalahan pelaporan BPS dan dampaknya adalah kesalahan dalam merencanakan pembangunan.

Jika hal ini terjadi maka Investasi sebesar apapun tidak akan berhasil dan hanya menghambur-hambur uang. Ujung-ujungnya masyarakatlah yang akan terkena imbasnya,” ungkap

Ia mengimbau kepada segenap jajaran pimpinan/Kepala Badan/Dinas dan element terkait lainnya untuk dapat menggerakkan bawahannya membuka pintu lebar-lebar kepada para petugas BPS dan memberikan data riil yang sesuai kondisi di lapangan.

“Data yang benar akan menentukan langkah Pemerintahan kedepan dalam mewujudkan Kutim sejahtera yang merata dan berkeadilan dengan tata kelola pemerintah professional. Transparan dan berorentasi pada pelayanan publik,” tandasnya. (hms15)