PLN Hadiahi Pemkab Kutim Suplai Listrik di HUT RI ke-73
oleh

Bukit Pelangi Merdeka Dari Pemadaman Bergilir

-Advetorial, Berita-Dibaca : 1.073 Kali

WARTAKUTIM.CO.ID – Kebahagiaan pada HUT RI ke-73, nampaknya bukan saja peringatan atas merdekanya Bangsa dari tangan penjajah asing di muka bumi nusantara. Namun kebebasan dari belenggu pemadaman bergilir, juga menjadi salah-satu wujud kemerdekaan yang membuat kinerja pemerintah menjadi lebih baik. Mengingat jaringan listrik untuk Dinas/Badan hingga Kantor Bupati telah resmi disuplai Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada Jum’at (17/8) siang tadi.

Peresmian masuknya suplai dari PLN tersebut, berlangsung usai pelaksanaan sholat Jum’at bersama di Masjid Agung Al-Faroeq Bukit Pelangi. Yang dihadiri langsung oleh Bupati Ismunandar, Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Ketua DPRD Kutim Mahyunadi, Wakil Ketua DPRD Yulianus Palangiran, Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan, Sekda Irawansyah, serta beberapa pejabat dan tamu undangan lainnya.

Bupati Ismunandar mengaku begitu bahagia dengan diresmikannya kerjasama antara PLN dan Pemkab Kutim, terkait suplai listrik untuk area perkantoran pemerintah tersebut. Sehingga kedepan diharapkan tidak ada lagi pemadaman bergilir pada kantor-kantor pemerintahan, yang mana seringkali menghambat kerja dan program. Terlebih ada beberapa Dinas/Badan yang memiliki urusan langsung dengan masyarakat.

“Pasokan listrik di Bukit Pelangi selama ini mengandalkan genset, yang kapasitasnya tidak bisa memenuhi seluruh kebutuhan di kantor-kantor. Sehingga bisa kita lihat pada hari-hari tertentu listrik ada beberapa kantor yang terkena pemadaman bergilir. Kita patut bersyukur dengan adanya suplai listrik ke Bukit Pelangi, yang dilakukan oleh pihak PLN,” ungkap orang nomor satu di Kutim ini.

Sementara itu Kepala Bagian (Kabag) Aset Daerah, di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menyebutkan anggaran yang dibutuhkan untuk pemasangan jaringan PLN pada PLTD Bukit Pelangi sebesar Rp 1,8 miliar. Dengan disuplainya listrik perkantoran Pemkab Kutim oleh PLN, maka secara otomatis Pemkab Kutim akan lebih ringan dalam hal beban pembiayaan pembelian bahan bakar minyak (BBM) solar untuk menghidupkan mesin PLTD.

“Mesin yang ada di Bukit Pelangi akan menjadi backup setelah adanya suplai listrik dari PLN, akan dipergunakan jika PLN alami gangguan teknis. Sehingga anggaran yang selama ini untuk Bahan Bakar Minyak (BBM, red), dapat dialihkan peruntukkannya bagi anggaran lain. Terutama untuk program pembangunan yang dilakukan oleh Bupati Ismunandar dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang, tegasnya. (Wars)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

DOWNLOAD APLIKASI ANDROID WARTA KUTIM