oleh

Hina Alm KH. Maimun Zubair ! GP Ansor Laporkan Nitizen ke Kepolisian

SANGATTA – Ketua PC Gerakan Pemuda Ansor Kutai Timur Zainul Arifin melaporkan Joe Ramadhan, yang secara terang-terangan menghina Almarhum KH. Maimun Zubair alias Mbah Moen. Penghinaan tersebut terkait meninggalnya ulama kharimatik pengasuh Ponpes Al-Anwar Sarang, Rembang Jawa Tengah pada Selasa (6/8) lalu di Makkah Arab Saudi saat sedang menunaikan ibadah haji.

“Kami telah memberikan laporan resmi kepada pihak Polres Kutim, terkait komentar yang tidak pantas pada akun Facebook milik Joe Ramadhan. Dengan kata lain seluruh proses terkait hukum atas komentar tersebut ditangani langsung oleh pihak Kepolisian,” tegas Ketua PC GP Ansor Kutim ini.

Joe Ramadhan diketahui beraktifitas di Kutai Timur, sehingga laporan terkait komentarnya tersebut dianggap tepat dilaporkan pada wilayah hukum Polres Kutim. Dengan adanya laporan ini, diharapkan seluruh sahabat Ansor dan Banser di Kutim, maupun di seluruh wilayah Indonesia untuk dapat menahan diri dan mempercayakan semuanya pada proses hukum yang berlaku.

“Walaupun hati terasa sakit, namun jangan ada yang bermain diluar garis hukum yang berlaku di negeri ini. Sebagai warga negara yang baik, tentu kita harus menahan diri, karena negeri ini memiliki hukum. Kita harus taat pada aturan main yang berlaku terkait persoalan ini. Sehingga pada seluruh sahabat Ansor dan Banser untuk tetap mempercayakan perihal ini pada pihak Kepolisian,” tegasnya.

Pihaknya sebenarnya tidak mengetahui adanya cuitan terlapor Joe Ramadhan di facebook karena memang tidak berteman secara pribadi dengan terlapor, pada media sosial tersebut. Namun hasil screenshot akun facebook milik Joe Ramadhan yang kemudian dijadikan barang bukti tersebut didapatkan dari grup Banser Nusantara Pusat.

Selain itu, pihaknya juga menganggap tidak ada iktikad baik dari pihak terlapor untuk meminta maaf atas cuitannya tersebut, bahkan Joe malah menghapus akun media sosial facebook miliknya. Dalam pelaporannya, GP Ansor Kutim juga didukung pengurus Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kutim dan Pemuda Katolik Kutim.

Lebih lanjut Zainul menerangkan, berdasarkan perihal itu Satuan Koordinasi Nasional (Satkornas) Banser menghubungi Komandan Banser Kutim Komaro Zaman untuk segera menindaklanjuti perihal ini pada pihak Kepolisian. Setelah sebelumnya sempat ramai, dimana Joe Ramadhan nampak menggunakan mix milik salah-satu stasiun televisi swasta nasional. Sehingga kroscek dilakukan oleh seluruh anggota Ansor didaerah terkait apakah benar ada kontributor televisi swasta tersebut di daerah mereka.

“Hingga sekarang kami belum bisa memastikan apakah Joe Ramadhan adalah kontributor televisi swasta tersebut, karena belum ada keterangannya secara pribadi yang didapatkan. Namun dari laporan sahabat Ansor di Banjarmasin, yang menanyakan perihal ini pada kontributor televisi yang ada disana. Dijelaskan bahwa Joe Ramadhan bukan kontributor televisi swasta tersebut,” ungkap Zainul Arifin. (Arso)

  • " data-pin-do="buttonPin" data-pin-config="beside">