oleh

Thaqif Juara I Kejuprov Judo Junior Kelas 60 Kg

-Berita Pilihan, Olahraga-Dibaca : 1.039 Kali

SANGATTA – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Judo se-Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2020 di GOR Beladiri, Komplek Olahraga Kudungga di Jl Soekarno-Hatta yang berlangsung sejak Jum’at hingga Minggu hari ini (23/2/2020). Merupakan suatu momentum kebanggan bagi Thaqif Ahmad Al Ghifari siswa kelas 6, Sekolah Dasar (SD) Muhamamdiyah 2 Sangatta.

Sebagai salah-satu peserta yang berasal dari kontingen Kabupaten Kutai Timur, Thaqif berhasil membawa nama harum daerah ini dengan mendapatkan Juara I Kejurprov Judo Junior Kelas 60 Kg. Terlebih diusianya yang baru menginjak 12 tahun, tentu prestasi ini adalah langkah dasar untuk terus berproses menjadi juara sejati kedepannya. Yang tidak saja diharapkan akan membawa nama harum Kutim, namun juga Kaltim dan Indonesia pada waktunya nanti.

“Alhamdulillah, bisa jadi juara I. Ini untuk Ayah dan Mama, yang selalu mendukung Thaqif selama ini dalam olahraga Judo. Prestasi akan jadi penyemangat, agar tidak cukup sampai pada juara porprov judo tingkat junior se-Kaltim namun bisa terus berkembang ke prestasi yang lebih tinggi kedepannya,” ungkap anak kedua dari tiga bersaudara ini.

Lebih jauh siswa kelas 6 SD Muhammadiyah 2 Sangatta ini menyebutkan, dirinya berterimakasih kepada pelatih-pelatih judo Kutim maupun juga Ketua Pengurus Cabang Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kutai Timur Aswandini Eka Tirta, dimana tidak henti-hentinya mensupport dan membesarkan nama besar judo Kutim.

Totok Supriadi ayah dari Thaqif mengaku amat terharu dengan apa yang diperoleh anak lelakinya itu. Mengingat selama ini, ia memperhatikan secara langsung bagaimana pelatih-pelatih judo Kutim amat luar biasa memberikan pelatihan pada anak-anak.

“Kerja keras selama pelatihan menjadi kunci utama yang membuat Thaqif mampu memperoleh hasil yang didapatkan pada hari ini. Diawal-awal latihannya, saya sempat kaget melihat putra saya sampai keliyengan mengikuti latihan. Ketika itu saya tanyakan padanya, apakah terus mengikuti latihan atau berhenti. Dijawab Thaqif lanjut terus Ayah, dan prestasi ini merupakan buah perjuangan dan kekuatan tekadnya,” ungkap Totok bangga.

 

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kabupaten Kutai Timur, Aswandini Eka Tirta menyebutkan bahwa gelaran Kejurprov Judo se-Provinsi Kalimantan Timur yang digelar selama 3 hari di Kutim. Merupakan sarana untuk melihat sejauh mana perkembangan atlet-atlet judo, seusai pelaksanaan Porprov pada 2018 silam. Sehingga momentum ini dapat dijadikan alat ukur untuk mempersiapkan atlet judo dalam menghadapi Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Kaltim yang akan diselenggarakan di Kabupaten Berau pada tahun 2022 mendatang.

“Tentu selain terus menggelar latihan rutin untuk atlet-atlet judo di Kutim, sebagai sarana memantapkan diri dan menguasai sejumlah jurus bantingan kunci. Prestasi menjadi tolak ukur utama dalam melihat sejauh mana perkembangan atlet-atlet yang ada. Di kelas junior kita bisa lihat bagaimana atlet Kutim dapat memperoleh juara I. Kita yakin perkembangan olahraga ini akan luar biasa kedepannya,” tegas Aswandini. (Arso)

DOWNLOAD APLIKASI ANDROID WARTA KUTIMĀ 

  • " data-pin-do="buttonPin" data-pin-config="beside">