oleh

Anggota DPRD Kutim Novel : KONI ini Harusnya Dikasih Anggaran Lebih Lari Rp. 20 milyar

-Berita-Dibaca : 854 Kali

WARTAKUTIM.CO.ID, SANGATTA – Anggota DPRD Kutai Timur dr Novel Tyty Paembonan, mengatakan, anggaran Rp. 5 milyar  pelaksanaan pecan olahragah Kabupaten (Porkab) perlu ditinjau ulang terkait regulasi penggunaan anggaran.

Pasalnya anggara sebesar itu untuk 8 cabang olahraga dinilai cukup maksimal. Namun harus memiliki dasar hokum yang kuat agar dikemudian hari tidak menimbulkan masalah setelah pelaksanaan porkab.

Selain itu, politisi partai Gerindra ini mengatakan, KONI harusnya melakukan pembinaan agar bisa meraih prestasi di kancah regional Kaltim. Dan anggaran KONI harus ditamba seharusnya dana lebih dari Rp. 20 milyar agar pembinaan olahraga bisa maksimal di Kutim

“Kalau saya jadi seniman olahraga di Kutim ini, puluhan tahun yang lalu KONI ini harusnya dikasih anggaran lebih dari Rp. 20 milyar. Kenapa? Karena pengalaman saya sejak Kutim berdiri, ramai-ramai ke Balikpapan, pemain yang dikirim hasil beli semua. Tidak ada itu pembinaan saya lihat, bukan berarti saya pernah berada lama di dunia sepakbola. Tetapi saya tahu, dan masyarakat Kutim punya potensi juga,” tegasnya.

Jika dapat dipetakan saja untuk kecamatan, menurut Novel tentu hal ini bisa dimanfaatkan untuk pendidikan usia dini bagi cabor-cabor yang ada. Uang sebesar Rp. 5 miliar bisa dilakukan untuk menguatkan pembinaan. Ambil contoh cabor sepakbola, dengan ada uang sebesar Rp. 500 juta saja, Kutim bisa memanggil Indra Syafrie untuk mengajari guru-guru di kecamatan dan pasti akan ada pemain yang jadi profesional.

“Saya mau menyampaikan pada Pemkab Kutim, jika hendak membina olahraga bina dengan seriuslah, jangan setengah-setengah. Dan pasti ada cabang olahraga yang tidak puas dengan keputusan menetapkan delapan cabor untuk mengikuti Porkab. Itu persoalannya, yang tidak ikut ini bagaimana?,” gugahnya pada pihak KONI Kutim. (Ima/ADV)

News Feed