oleh

SOP Penanganan Pasien Corona, Disiapkan RSUD Kudungga Sangatta

SANGATTA – Virus corona hingga saat ini menjadi perbincangan hangat warga Indonesia, tidak ketinggalan pula di Kutai Timur. Terlebih lagi virus tersebut juga memakan korban jiwa di China dan Iran dalam beberapa waktu terkahir. Melihat kondisi tersebut, warga diminta untuk terus menjaga dan meningkatkan kondisi kesehatan.

Direktur RSUD Kudungga dr Anik Istiyandari menerangkan, jika pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kaltim serta Pemerintah Provinsi Kaltim. Selain melengkapi sejumlah alat kesehatan dan penunjang lainnya dalam penanganan pasien suspek virus corona, pihaknya dibantu pula oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Sangatta, terutama untuk penyediaan baju pelindung khusus penanganan pasien pengidap virus.

“Baju pelindung khusus dalam penanganan pasien suspek virus juga sudah dimiliki RSUD Kudungga, yang merupakan bantuan dari KKP Sangatta. Jika kekurangan, maka pihak KKP Sangatta siap menambah unit baju yang dibutuhkan,” ujar Direktur RSUD Kudungga tersebut.

SOP (Standar Operasional Prosedur, red) jadi kunci utama RSUD Kudungga dalam melakukan layanan dan penanganan medis, sehingga mulai melengkapi peralatan yang aman, tenaga medis mengurangi kontak langsung dengan pasien agar virus tidak menyebar, jika memang ditemukan adanya dugaan pasien suspek virus corona.

“Walaupun bukan menjadi salah-satu rumah sakit rujukan yang ditunjuk oleh Pemprov Kaltim, dalam penanganan pasien suspek virus corona (Covid-19), tetapi sebagai satu-satunya rumah sakit milik Pemkab Kutim. Kami tetap menerapkan standar operasional prosedur, guna mengantisipasi jika ada pasien yang terindikasi atau suspek virus corona,” ungkapnya.

dr Anik Istiyandari menambahkan, masyarakat tidak perlu cemas dengan beredarnya kabar merebaknya virus Corona di beberapa wilayah di Indonesia. Dirinya mengajak masyarakat Kutim tetap tenang dan mengutamakan menjaga kesehatan tubuh dan lingkungan serta menerapkan pola hidup bersih, agar terhindar dari penularan penyakit.

“Sejauh ini belum ada warga Kutim yang terpapar virus corona, moga-moga jangan ada. Cukup warga yang di karantina oleh Kemenkes, jangan sampai ke Kutim. Dan hingga sekarang ini belum ada penyakit tersebut di Kutim,” terangnya. (Ars)