oleh

Launching Program Sosial Bagi Sembako, 5M Bagikan 40 To Beras Ke Masyarakat Kutim

-Berita-Dibaca : 701 Kali

WARTAKUTIM.CO.ID, SANGATTA – Sejak awal merebaknya pandemic Covid 19 di Kutai Timur, keluarga Masyur Mante telah berperang aktif dalam pecegahan dan penanganan covid 19 di Kutim.

Kegiatan social yang pernah dilakukan untuk pencegahan dan penanganan covid 19 di Kutim adalah pembagian masker dan Hand Sanitazer gratis kemasyarakat dan bantuan Alat Perlindungan diri (APD) untuk tenaga medis di RSUD Kudungga Sangata.

Kali ini keluarga Mansyur Mante yang di pelopori Mahyudin dan Mahyunadi, melaunching program paket Sembako untuk masyarakat yang terdampak covid 19 di Kutim.

Mahyudin menyebutkan, sedikitnya 40 ton beras siap di bagikan ke masyarakat di 18 kecamatan yang ada di Kutim. Kegiatan ini juga sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa karena beberapa dari keluarga Masyur Mante terpilih sebagai anggota DPRD dan DPD RI.

Masih kata Wakil Ketua DPD RI ini, sejak kecil dirinya selalu di ajarkan untuk selalu berbagi kepada orang yang membutuhkan. Di kesempatan di bulan suci Ramadhan ini pihaknya bersama ke tiga saudaranya mengumpulkan dana untuk membeli paket sembako dan membagikannya ke masyarakat secara gratis.

”Sejak kecil kita sudah diajarkan orang tua kami untuk selalu bersedekah. Apalagi di bulan suci Ramadhan dan pencemik corona, tentu masyarakat sangat membutuhkan sembako, maka saya atau biasa masyarakat 5 M membagikan paket sembako di masyarakat,”terang mantan bupati Kutim ini.

Lebih lanjut ia menambahkan, bantuan sembako berupa beras 5 kg ini merupakan sumbangan dari keluarga Masyur Mante plus bantuan beras 10 ton dari pengusaha minyak asal Sangatta H. Kinsu.

“Kami 5 M telah (Mahyudin, Mahyunadi, Marsidik, Maswar dan Marannu) mengumpulkan dana, di bantu oleh keluarga kami seperti Unding dan rekan lainya untuk membeli beras sebanyak 40 ton dan 10 tonnya lagi di sumbangkan oleh H.Kinsu jadi totalnya 50 ton beras,”sebutnya

Diungkapkan, bantuan tersebut akan dibagikan kepada warga yang membutuhkan dan disitribusikan melalui pengurus masjid, Paguyuban dan organisasi kemasyarakatan yang ada di Kutim.

“Kalau kami tidak data warga penerima bantuan kaum dufah, yang banyak tahu di lapangan adalah pengurus masjid karena mereka punya data penerima bantuan berupa zakat. Demikian juga dengan paguyuban tentu mereka punya data penerima bantuan yang benar benar layak untuk di bantu,”katanya

Lebih jauh ia manambahkan, bantuan ini tidak berhenti sampai disitu. Pihaknya bersama 5 M akan terus berkontribusi dalam pencegahan dan penangan covid 19 di Kutim. Pihaknya berharap bisa terus berkonstribusi untuk masyarakat Kutim (ADV)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

DOWNLOAD APLIKASI ANDROID WARTA KUTIM