oleh

Sejumlah Elemen Masyarakat Kaliorang Dan Mahasiswa Menilai CSR PT. IC Tidak Dirasakan Masyarakat

-Berita Pilihan-Dibaca : 767 Kali

WARTAKUTIM.CO.ID, SANGATTA – Sejumlah eleman masyarakat di kecamatan Kaliorang, Kutai Timur mempertanyakan program CSR PT. Indexim Coalindo (IC) di kecamatan kaliorang yang di fasilitasi pemerintah dan MSH-CSR.

Hal tersebut diungkapkan beberapa kepala desa, dan pemuda serta mahasiswa saat rapat kordinasi dengan Pemkab Kutim yang di hadiri oleh Plt Bupati Kasmidi Bulang, MSH-CSR, PLT SDA Kutim, 7 Kepala Desa Kaliorang, 3 BPD, 4 Pemuda, 8 Mahasiwa.

Rapat tersebut sebagai tindak lanjut dari rapat dengar pendapat umum (RDPU) terkait program CSR PT.IC di kecamatan kaliorang yang di fasilitasi pemerintah dan MSH-CSR.

Plt Bupati Kutim Kasmidi Bulang meminta, kepada pihak perusahaan PT.IC untuk transparan pada pelaksanaan program CSR. Kasmidi menilai, CSR Pt. IC  tidak transparasi dalam pelaksanaannya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Dekki Widyantoro, perwakilan pemuda dan mahasiswa Kaliorang. Menurutnya Pelaksanaan Program CSR  PT.IC tidak sesuai dengan PERDA KABUPATEN KUTAI TIMUR Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan.

“Kami berharap Pelaksanaan CSR PT.IC dilaksanakan secara Transparan dengan adanya pelang kegiatan CSR IC agar masyarakat dapat mengetahui rincian anggaran CSR IC sehingga masyarakat mengetahui dan dapat melakukan pengawasan,”ungkap Dekki saat menyampaikan pandangannya dalam rapat koordinasi tersebut.

Ia menambahkan, Pt. IC juga di nilai tidak pro terhadap dunia pendidikan kepada warga Kaliorang, Ia berharap kedepannya pihak perusahaan memproritaskan dunia pendidikan dengan memberikan beasiswa dan pengadaan Asrama Bagi Mahasiswa serta Pelajar Kaliorang untuk meningkatkan kualitas SDM kaliorang.

Sementara itu pihak perwakilan perusahaan Pt, IC Rama menanggapi tudingan masyarakat terkait dengan dana CSR dari perusahaan.

Ia mengakui ada penurunan dana CSR yang di keluarkan pihak perusahaan. Hal ini di karenakan, adanya penurunan produksi batu bara yang di hasilkan perusahaan tersebutkan.

Rama menjelaskan, di tahun 2019 target produksi sebesar 13 Juta Ton namun hanya tercapai 12 Juta ton Batu bara.

“Total dana CSR tahun 2019 sebesar 7.5 Miliar, sedangkan di Tahun 2020 mengalami penurunan sebesar 7,2 Miliar. Namun program CSR yang dilaksanakan oleh PT.IC dinilai tidak tepat sasaran sehingga tidak dirasakan oleh masyarakat kecamatan kaliorang yang disampaikan dalam forum tersebut,”jelasnya.

Dari kiri : Supri (HMPK),Andika (ketua HMPK), Ferdi (HMPK), Herman (pemuda), Irfan (HMPK), Irwan (BPD), Andi (HMPK), Nico (saya sendiri) pemuda, Dekki (HMPK), Okta (pemuda), Asri (HMPK)

Berdasarkan hasil Rapat Kordinasi yang akan diadakan pertemuan kembali pada tanggal 28 Agustus 2020, diharapkan seluruh element masyarakat baik dari Pemerintahan, Pemuda serta Mahasiswa  ikut terlibat dalam agenda tersebut.

Aliansi Mayarakat dan pemuda bersama Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Kaliorang (HMPK) akan terus mengawal pelaksanaan program CSR PT. Indexim Coalindo di kecamatan Kaliorang. (WAL)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

DOWNLOAD APLIKASI ANDROID WARTA KUTIM