oleh

Seorang Ayah di Sangatta Tega Cabuli Anak Tirinya Sebanyak 10 Kali

-Berita Pilihan-Dibaca : 3.548 Kali

WARTAKUTI.CO.ID, SANGATTA – Seorang ayah berinisia; NS warga jalan Simono, Sangatta Kutai Timur tega mencabuli anak tirinya berinisial DV (14). Pencabulan tersebut dilakukan NS sejak tahun 2018 lalu.

Kasat Reskrin Polres Kutim AKP Abdul Rauf mengatakan, pelaku sudah mencabuli anak tirinya sebanyak 10 kali. Pencabulan tersebut terungkap ketika DV mencerikan kepada ibu kandungnya.

“Si DV bercerita ke ibu kandungnya, bahwa pelaku (ayah Tiri) memaksa anaknya untuk melakukan hubungan intim.”ungkap Rauf kepada wartawan, Senin (10/08/2020).

Lebih lanjut Rauf menambahkan, kejadian tersebut di lakukan korban di rumahnya di Jl. Simono Perum Yescar RT 053 Kel. Teluk Lingga Kec. Sangatta Utara, Sabtu (01/08/2020) sekitar pukul 24.00 Wita. Bahkan ayah bejat tersebut, mengancam korban untuk tidak melaporkan berbuatannya ke ibu kandungnya.

“Setelah melakukan pencabulan tersebut, Palaku mengancam korban untuk tidak melaporkannya ke ibu kandungnya. Ancaman pelaku kepada korban, jika ia melaporkan ke ibunya, ia akan menceraikan ibunya,”jelasnya.

Dari pengakuan DV, Ia dipaksa ayah tirinya untuk berhubungan badan, sehingga korban tak berdaya menuruti kemauan ayahnya. Bahkan korban juga mengancam akan menceraikan ibunya jika tidak mau melayani nafsu bejat bapaknya.

Setelah kejadian tersebut, pada Minggu (02/08/2020), ibu korban langsung melaporkan perbuatan suami ke polres Kutai Timur. Namun, setelah mengetahui pelaku telah dilaporkan kepolisi, Pelaku langsung melarikan diri ke Samarinda.

“Pada hari Senin tanggal 03 agustus 2020 setelah pelaku mengetahui bahwa dirinya dilaporkan ke Polres Kutim oleh istrinya DA atas perlakuanya terhadap anak tirinya DV kemudian Pelaku NS mengajukan Cuti diperusahaan tempat bekerja yaitu di PT.KNE Sangatta pada tanggal 03 agustus 2020,”jelas Rauf.

Setelah mengajukan surat Cuti, Lanjut Rauf, pelaku NS pergi meninggalkan Sangatta dengan cara menumpang kendaraan R6 truk Expedisi dari Jalan.Soekarno Hatta Kec.Sangatta Utara Kab.Kutim menuju kota Samarinda.

Pelarian pelaku tidak berlangsung lama, sehari kemudian Tim Macan Kutim yang dibackup oleh Subdit Jatanras Polda Kaltim dan Tim Macan Borneo Polresta Samarinda berhasil mengamankan pelaku pencabulan NS ditempat persembuyiannya yaitu di rumah saudaranya di Kota Samarinda..

“tersangka berhasil diamankan pada Sabtu (08/08/2020) dini hari. Tersangka tidak berkutib ketika Tim Macan Kutim yang dibackup oleh Subdit Jatanras Polda Kaltim dan Tim Macan Borneo Polresta Samarinda meringkusnya. Tidak ada perlawan yang dilakukan tersangka,”ungkapnya.

Lebih jauh Rauf mengatakan, karena memang ingin mencabuli dan menyetubuhi korban, kemudian dicabuli sudah mulai dari tahun 2018 dengan diremas pada bagian dada korban ,dan terakhir disetubuhi pada tgl 01 Agustus 2020 dengan jumlah persetubuhan lebih dari 10 kali.

“awal pencabulan korban dilakukan pelaku sejak tahun 2018. Sementara pelaku sendiri menikahi ibu kandung korban tahun 2018,”katanya.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat pasal 81 ayat ( 1 ), ( 2 ), ( 3 ) Jo pasal 82 ayat ( 1 ), ( 2 ) UURI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang no. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo pasal 64 KUHPidana. Dengan ancaman 15 tahun penjara dan denda Rp.15 miliar dan di tambah 1/3 dari ancaman pidananya karna pelaku adalah wali/ org tua korban (WAL)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

DOWNLOAD APLIKASI ANDROID WARTA KUTIM