oleh

Santunan untuk Pasien Covid-19 Meninggal Tahun 2021 Dihapus

-Berita-Dibaca : 378 Kali

Ditahun 2021 sekitar 150-an orang yang meninggal  dunia akibat terpapar covid-19 dipastikan tidak akan menerima santunan kematian dari Pemerintah.

Hal ini disampaikan oleh Walikota Balikpapan Rizal Effendi dalam pres rilis covid-19 di halaman Pemkot Balikpapan, Selasa (23/2/2021)

“Untuk santunan ada penjelasan dari Kementerian Sosial, tahun 2021 tidak ada santunan,” ujar Rizal kepada awak media.

Dijelaskannya, yang menerima santunan hanya  pasien yang meninggal pada 2020. “Dari awal Januari 2021 total kita ada 150-an orang,” ucapnya.

Ditambahkannya, Rizal juga belum mengetahui pasti apakah seluruh ahli waris penerima vvdi tahun 2020 telah menerima santunan kematian. Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan hanya sebatas mengusulkan ke Pemerintah. Sehingga tidak mengetahui

“Karena dana santunan langsung ditransfer ke rekening keluarga ahli waris. Kita tidak bisa mengontrol ke ahli waris yang 2020 sudah transfer atau belum,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, Di tahun 2020 pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang meninggal dunia mendapatkan dana santunan sebesar Rp 15 juta dan untuk kebijakan ditahun 2021 pasien yang meninggal tidak mendapat santunan, dan untuk yang meninggal di awal 2021 sekitar 150-an.

“Yang meninggal dari awal 2021 total kita ada sekitar 150-an orang dari Januari,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty. #

Wartawan: Thina/beritakaltim.co