oleh

Anggota Fraksi PPP DPRD Kutim Dukung Alokasi 50 Persen APBD Untuk Pembangunan Infrastruktur

-Berita-Dibaca : 290 Kali

WARTAKUTIM.CO,IDE, SANGATTA – Anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (DPRD) Kutai Timur Hasbullah Yusuf mendukung rencana Pemkab Kutim yang akan mengalokasikan 50 Persen APBD Kutim untuk pembangunan infrastruktur mulai pada tahun 2022.

Dukungan tersebut disampaikan Anggota DPRD Kutim asal Dapil I Sangatta utara tersebut saat di temui awak media di kantor sekretariat DPRD Kutim belum lama ini.

Namun Kata Hasbullah, jika anggaran APBD Kutim 2022 mencukupi hal tersebut bisa segera untuk direalisasikan. Karena ini untuk kepentingan masyarakat Kutim.

“kami dari PPP sangat mendukung program Bupati Ardiansyah Suleman dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang demi kepentingan masyarakat Kutim, selama anggarannya mencukupi,” jelas Hasbullah

Menurutnya, selama ini Fraksi PPP selalu mendukung kebijakan Pemkab Kutim. Terutama dalam setiap program yang akan dilaksanakan Pemerintah untuk kepentingannya masyarakat.

“Selama itu kepentingannya untuk masyarakat kita akan sangat mendukung. Jadi tidak ada arah mau menjadi oposisi atau yang lain. Intinya kita saling melengkapilah dan saling bersinergi antara legeslatif dan eksekutif,” katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, demi mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah Kutim pada tahun 2022 mendatang, Pemkab akan mengalokasikan setengah dari APBD untuk infrastruktur.

“Kami sudah sepakat 50 persen APBD Kutim untuk penyelesaian infrastruktur, selama pemerintahan kami kedepan. Kalau nilainya setiap tahun kami belum tahu, karena APBD setiap tahunnya selalu berubah,” jelas Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman kepada wartawan usai mengikuti vaksinasi di Gedung Serba Guna (GSG) Perkantoran Bukit Pelangi, pada Jumat lalu

Menurut Ardiansyah, pengalokasian 50 persen APBD Kutim untuk infrastruktur ini karena mayoritas warga Kutim mengusulkan hal tersebut. “Seperti pada saat kami ikut Musrembangcam di sejumlah Kecamatan, pembangunan infrastruktur jalan masih sangat diperlukan oleh masyarakat. Sebab jalan merupakan salah satu daya dukung utama dalam meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, serta kebutuhan transportasi. Sehingga jalan sangat dibutuhkan,” katanya.

Selain itu, hampir seluruh Kecamatan di Kutim masih membutuhkan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan drainase. Seperti di Kecamatan Long Mesangat, Busang, Muara Bengkal, Batu Ampar dan beberapa kecamatan lainnya. Infrastruktur lain yang juga akan mendapat alokasi anggaran memadai adalah air bersih dan kesehatan. (ADV/Wal)

News Feed