oleh

DPRD Akan Cek Keberadaan TKA Cina di Pembangunan Pabrik Semen

-Berita-Dibaca : 1.288 Kali

SANGATTA. Tenaga kerja  Cina kini jadi perhatian utama  tenaga kerja lokal. Sebab, dimana investasi Cina, maka disana proyek mereka akan diserbu  tenaga kerja  asal  Cina. Sehingga tujuan awal investasi untuk membuka lapangan kerja bagi warga lokal, tidak  tercapai.

Kini kekuatiran itu juga dirasakan tenaga kerja di Kutai Timur. Karena itu, saat hari buruh beberapa  lalu, buruh mengadakan pertemuan dengan DPRD, dan menyampaikan  masalah tenaga kerja asing terutama asal Cina ini, agar diwaspadai.  Jangan sampai, tenaga kerja non skil, juga didatangkan perusahan mereka, sementara tenaga kerja lokal, hanya jadi penonton. Terutama  dalam pembangunan pabrik cemen dan pabrik metanol di Bengalon.

Menanggapi kekuatiran  buruh,  DPRD Kutim berencana akan meninjau langsung lokasi pabrik semen di  yang akan dibangun PT Kobexindo Cement (KC) di Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon dan Desa Selangkau Kecamatan Kaliorang, yang disebut sudah mulai berjalan. Dimana sejumlah  tenaga kerja asing asal Cina  sudah berada di lokasi. Jumlahnya  yang resmi, yakni mencapai 24 orang, namun diduga lebih dari itu.

Untuk memastikan jumlah dan keberadaan   tenag kerja Cina itu, DPRD Kutim berencana akan melakukan kunjungan kerja ke lokasi. Seperti dikatakan Wakil Ketua DPRD Kutim Arfan.

“Ada Anggota DPRD Kutim yang sudah meminta kepada pimpinan, agar segera dibuatkan surat tugas kelapangan untuk melakukan pengecakan tenaga kerja asing ke lokasi rencana pembangunan pabrik Cemen,” jelas Arfan di Sekretariad DPRD Kutim beberapa hari lalu.

Pihaknya berharap, kunjungan bisa dilakukan  setelah hari raya Idul Fitri 1442 Hijiriah ini. Kunjungan dilakukan  agar keberadaan tenaga kerja asing yang dikeluhkan masyarakat ini,  tergambarkan secara detail, sebagai masukan kepada Pemerintah.

“Sebenarnya rencana ini sudah lama, hanya karena padatnya jadwal kegiatan di DPRD serta adanya pandemi covid-19 sehingga waktunya di undur,” jelasnya

News Feed