oleh

Wakil Ketua IKB NTT Kutim Angkat Bicara Terkait Kehadiriannya Di Forum Pembaharuan Kebangsaan Kutim

-Berita-Dibaca : 442 Kali

WARTAKUTIM.CO.ID, SANGATTA – Pengurus IKB NTT Kutai Timur, Aleks Bhajo menyayangkan pernyataan yang dilontarkan oleh Ketua IKB NTT Kutim Wilhelmus Wio Doi yang menyatakan dirinya bukan bagian dari pengurus IKB NTT Kutim.

Aleks mengatakan, hingga saat ini ia masih merasa sebagai pengurus dan menjabat sebagai wakil ketua bidang Organisasi dan kaderisasi IKB NTT.

“sampai saat ini saya belum mendapat surat pemecatan dari pengurus (IKB NTT Kutim). Jadi wajar jika saya menganggap diri saya masih sebagai pengurus IKB NTT Kutim,”Ungkapnya.

Dalam aturan Organisasi, lanjut Aleks, seharus ada surat pemecatan dan menyampaikan alasan atas pemecatan tersebut. Aleks mengakui jika dia tidak pernah melanggar atau merusak nama baik organisasi sehingga ia dipecat dari organisasi tersebut.

“Kalau memang saya sudah tidak IKB NTT Kutim lagi harusnya ada surat pemecatan tersebut. Sampaikan juga alasannya mengapa saya dipecat. Saya ini masih jadi pengurus IKB NTT Kutim Priode 2019-2023,”katanya.

Terkait kehadiran dalam rapat pembentukan Forum Pembaharuan Kebangsaan yang digagas oleh Kesbangpol Kutim, Aleks menganggap itu tidak masalah, pasalnya dalam undangan tersebut tercantum namanya dalam kurung IKB NTT Kutim.

“Saya mendapatkan undangan juga lewat WA (Masangger WhatsApp), dan juga ada undangan fisik yang disitu tertera nama saya pribadi. Jadi saya pikir saya diundang secara pribadi dan wajar jika saya menghadiri rapat tersebut, Dasar saya hadir disana berdasarkan undangan”jelasnya

Dalam undangan tersebut, kata dia, tidak tercantum, nama ketua dan menyebutkan namanya dalam undangan tersebut. Walau diakui ada IKB NTT, sebab ia merasa sebagai pengurus dan menganggap kalau pengurus lain IKB NTT Kutim juga ikut diundang.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan sekretaris IKB NTT Kutim terkait hasil rapat tersebut. Dalam rapat tersebut telah dibentuk kepengurusan FPK Kutim dimana ketua terpilih adalah dari paguyuban Bubuhan Banjar, Wakil Ketua Ikapakarti dan Sekretaris dari IKB NTT Kutim.

“Kebetulan Sekrataris FPK Kutim di tunjuk dari IKB NTT Kutim dan belum memberikan nama untuk Sekretaris. Walau saya hadir dalam rapat itu, nama saya tidak dicantumkan. Karena saya katakan kalau saya akan koordinasi dengan pihak pengurus IKB NTT terlebih dahulu,”katanya.

“Setelah rapat saya langsung menghubingi Sekretaris IKB NTT Kutim untuk menyapaikan ke Ketua agar memberikan nama untuk sekretaris FPK Kutim,”katanya.(WAL)