oleh

Kelompok Nelayan Demo Depan Mako Lanal Kutim

-Berita-Dibaca : 1.186 Kali

Latihan Dan Simulasi Penangan Pendemo

WARTAKUTIM.CO.ID,SANGATTA – Puluhan massa yang tergabung dalam kelompok  nelayan Kutai Timur menggelar aksi unjukrasa di depan Markas Komando TNI Angkatan Laut (Mako Lanal) Sangatta.

Dalam aksi tersebut para nelayan meminta Lanal Kutim untuk membrantas dugaan praktek pungutan liar atau pungli oleh oknum Lanal Kutim dan meminta DANLAN memecat Oknum tersebut.

Aksi yang awalnya berjalan lancar dan damai, tiba-tiba salah seorang nelayan mencoba masuk dan membuat kegaduhan sehingga suasana aksi unjukrasa mulai memanas masa yang menginginkan wilayah Kutai Timur tidak kondusif.

Mengetahui hal itu, Danlanal memerintahkan seluruh prajurit untuk mempertahankan pangkalan dengan segala sumber daya yang dimiliki. Akhirnya masa berangsur membubarkan diri, setelah otak kericuhan berhasil diamankan oleh aparat.

Ternyata aksi tersebut bagian dari latihan simulasi penangan aksi unjukrasa yang ditangani oleh lanal Kutim. Seluruh personil dan dilibatkan dalam latihan dan simulasi tersebut.

Menurut Danlanal Sangatta, itu merupakan skenario penanganan aksi demo, dan pertahanan pangkalan bahaya darat terbatas. Salah satu materi Uji Terampil Geladi Tugas Tempur (Galagaspur) Pangkalan TK.I/P-1 dan TK.II/P-2 yang diujikan kepada seluruh prajurit Lanal selama dua hari, dari tanggal 10-11 Juni 2021. Dengan tim penguji dipimpin oleh Letkol Laut (P) Woddy Oktavia sebagai Danglagaspur Kolatarmada II beserta 7 personel yang lain.

“Galagaspur merupakan salah satu wadah bagi prajurit guna merefresh kegiatan rutin. Serta memberikan gambaran sejauh mana kesiapan operasi prajurit Lanal Sangatta sebagai bagian dari satuan tugas Koarmada II,” tegas Danlanal.

Adapun materi yang diujikan yakni, Uji tulis, PBB bersenjata, PDD khas TNI AL, Menembak Pistol dan Senapan, Drill PHH, Aplikasi PHH menangani Demo, Sabotase dan Terorisme, Pertahanan pangkalan (Hanlan) Bahaya Darat terbatas dan bahaya udara terbatas serta Penanggulangan kebakaran (PEK).

Beragam simulasi diperagakan sesuai dengan tema uji Galagaspur pada kesempatan itu, seperti penanganan aksi terorisme, hingga penanganan serangan udara hingga penanggulangan kebakaran di area Mako Lanal.

“Dari semua materi yang diujikan oleh Kolat, selanjutnya bakal dilakukan evaluasi agar pertahanan pangkalan dan Keterampilan prajurit semakin baik,” tutupnya.