PDI Perjuangan Minta Kutim Kejar WTP

Bupati Ardiansyah Sulaiman : Penilaian yang Positif dan Konstruktif

Wartakutim.co.id, Sangatta – Rapat Paripurna ke-17 yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kutai Timur pada Selasa (21/6/2022) siang, membahas tentang Tanggapan Pemerintah Terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Dalam Dewan Terhadap RAPBD Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2021.

Rapat Paripurna dihadiri oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kutim Joni, serta dihadiri oleh Sekretaris Dewan Yuliansyah dan perwakilan Forkopimda berikut pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

Bupati Ardiansyah dalam kesempatan tersebut mengatakan, menghargai atas segala saran dan kritik yang diberikan oleh fraksi-fraksi di DPRD Kutim terkait pandangan terhadap anggaran APBD Kutim 2021 lalu, pada Senin (19/6/2022) lalu. Pemkab memandangnya sebagai penilaian yang positif dan konstruktif, sangat dibutuhkan dalam upaya bersama membangun daerah.

“Investasi Pemkab Kutim melalui Perumdam Tirta Tuah Benua dan Bankaltimra, dengan timbal-balik berupa deviden yang menjadi pendapatan bagi daerah. Pemerintah berupaya menyelesaikan pembayaran utang, sehingga tidak membebani APBD pada tahun-tahum berikutnya,” ungkap Bupati

Sementara itu, Siang Geah ditemui seusai rapat paripurna menyebutkan jika pihaknya berharap agar Kutai Timur kedepan, dapat memperoleh penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia bahkan optimis jika Kutim kedepan dapat menata keuangan menjadi lebih baik, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Kita melihat Bupati dan Wakil Bupati komitmen dalam memperbaiki tata kelola keuangan daerah. Kami dari fraksi PDI P tidak akan segan-segan untuk memberikan kritikan secara terus-menerus. Bila apa yang telah disampaikan oleh Bupati (dalam rapat paripurna, red), tidak dilaksanakan sesuai dengan harapan masyarakat Kutim,” tegasnya. (ADV-DPRD/Imr/Wal)