Demi Menjaga Harga dan Stok Minyak Goreng, Kadin Kutim MoU dengan Distributor Fatih Arsyi Pratama

WARTAKUTIM.CO.ID,SANGATTA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kutai Timur melakukan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), bersama distributor minyak goreng CV. Fatih Arsyi Pratama. Kerjasama tersebut berkaitan perihal kerja sama pemasaran produk minyak goreng di Kutai Timur.

MoU dilakukan Direktur CV. Fatih Arsyi Pratama yakni Zulkifli dan Ketua Kadin Kutim H. Ahlang Edi, S.Hut. Kegiatan disaksikan oleh Kepala Dinas Perindustian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kutim Zaini, dan berlangsung diruang kerjanya pada Senin (1/8/2022).

Ketua Kadin Kutim Ahlang mengatakan, adanya kerja sama ini dengan pihak distributor. Diharapkan dapat memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat, sehingga dikemudian hari tak lagi ada kelangkaan minyak goreng seperti di awal tahun.

“Alhamdulillah, Kadin telah melaksanakan penandatanganan MoU bersama pihak distributor minyak goreng yang ada di Kaltim. Saya berharap kerja sama ini, dapat memenuhi kebutuhan dan tak ada lagi kelangkaan minyak goreng,” jelas Ahlang.

Lebih lanjut ia menambahkan, dengan adanya kerja sama dengan distributor. Maka harga minyak goreng curah bisa terus terpantau dan stabil di pasaran.  Saat ini harga minyak goreng curah mencapai angka, Rp 14 ribu perliter.

“Kami akan terus memantau harga di lapangan jangan sampai harga minyak goreng di lapangan melampaui HET (Harga Eceran Tertinggi, red) yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Dengan adanya MoU ini, maka harga bisa diseragamkan,” terangnya.

Dikatakannya, kerjasama ini diprakarsai oleh Kadisperindag Zaini.  Berawal dari melihat fenomena kelangkaan minyak goreng beberapa waktu lalu. Untuk itulah Kadin berinisiatif  melakukan kerja sama dengan distributor yang ada di Bontang.

Sementara itu, Direktur CV. Fatih Arsyi Pratama Zulkifli mengatakan, MoU bersama Kadin sangat membantu dalam mendistribusikan minyak goreng curah di Kutim. Tujuannya untuk menjaga harga dan kelangkaan minyak goreng di seluruh wilayah Kutim. 

“Saya berharap dengan kerja sama dengan Kadin Kutim. Distribusi minyak goreng curah bisa terkontrol khususnya masalah pasokan dan harga,” katanya.

Kerjasama ini lanjut Zulkifli, tidak hanya terkait dengan minyak goreng curah, pihaknya juga akan bekerja sama dengan Kadin dan membangun dan membantu ekonomi kreatif yang ada di Kutim.

“Jadi tujuan kami bersama Kadin Kutim, agar bagaimana kebutuhan minyak goreng selalu tersedia di masyarakat. Apalagi kerja sama ini juga akan mengundang, beberapa pelaku usaha lainnya. Tentu peran Kadin Kutim sangat kita butuhkan kedepan,” ungkap Zulkifli.

Dikatakan, pihaknya bersama Kadin kutim akan meninjau lokasi untuk dijadikan tempat penampungan dan pemasaran minyak goreng. Setelah itu, pihaknya akan melakukan kontrak kerjasa sama.

“Hari ini kita akan survai tempatnya, setelah itu kita akan melakukan kontrak kerja sama dengan Kadin Kutim, Paling cepat besok sudah bisa kita mulai melakukan pendistribusian minyak goreng tersebut,”pangkasnya

Sementara Kadis Disperindag Zaini menyambut baik dan memberikan apresiasi kerja sama tersebut, Ia berharap kerja sama itu bisa terus berlangsung hingga beberapa tahun ke depan.

“Saya sangat mengapresiasi kerjasama Kadin Kutim dengan pihak distributor yang berlokasi di Kaltim (Bontang) ini. Dengan adanya kerja sama ini tentunya akan memudahkan dalam pendistribusian minyak goreng di Kutim,”katanya.

lebih lanjut ia menambahkan, dengan adanya kerja sama tersebut, Kadin bisa menjadi jembatan dalam mendistribusikan minyak goreng di Kutim dan dampak dari kerja sama ini kebutuhan masyarakat Kutim bisa terpenuhi dan mudah di dapatkan.

“harapan saya ini bisa cepat terealisasi, apalagi saat ini masyarakat sangat membutuhkan minyak goreng khususnya para pelaku usaha UMKM,”pangkasnya (Imr)