Ragam  

Bahasa Kutai Segera Masuk Kurikulum Belajar

Wartakutim.co.id, Sangatta – Dinas Pendidikan Kutai Timur akan memasukkan Bahasa Kutai, dalam rangka menghidupkan kembali (revitaliasi,red) dalam kurikulum belajar di sekolah-sekolah. Untuk saat ini Disdik sedang merancang susunannya, agar dapat diterapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Adapun bahasa daerah yang akan di masukan dalam kurikulum dalam proses belajar di tiap sekolah yakni Bahasa Kutai, keputusan itu di ambil setelah melakukan berbagai pertimbangan serta menyesuaikan dengan nama kabupaten itu sendiri yakni Kutai Timur.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Irma Yuwinda menerangkan pada Selasa (1/11/2022), hal ini bukan tanpa tujuan. Karena bagaimanapun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara berada di wilayah Kalimantan Timur, sehingga memunculkan bahasa Kutai dalam pembelajaran anak-anak di sekolah menjadi kewajiban agar kebudayaan dan kesusastraan bahasa asli tidak menghilang.

“Revitalisasi penggunaan bahasa daerah Kutai akan dimasukkan dalam kurikulum belajar. Jangan khawatir, nantinya akan ada penguatan dari sisi kualitas para pengajar maple terkait kebahasaan,” ungkap Irma Yuwinda.

Revitalisasi bahasa daerah perlu dilakukan mengingat 718 bahasa daerah di Indonesia, sebagian besar kondisinya terancam punah dan kritis. Saat ini para penutur jati bahasa daerah, banyak yang tidak lagi menggunakan dan mewariskan bahasa ke generasi berikutnya. Sehingga khazanah kekayaan budaya, pemikiran, dan pengetahuan akan bahasa daerah terancam punah.

Perlu pembaca ketahui, guna mengatasi hal tersebut, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menekankan prinsip dari program revitalisasi bahasa daerah. Hal ini akan sangat dinamis, adaptif, regenerasi dan merdeka berkreasi dalam penggunaan bahasanya. (ADV-KOMINFO/Imr/Wal)