Berita

Peningkatan Jalan Penghubung Desa Muara Bengalon dan Desa Sekerat Dibahas dalam Audiensi Bupati Kutai Timur

551
×

Peningkatan Jalan Penghubung Desa Muara Bengalon dan Desa Sekerat Dibahas dalam Audiensi Bupati Kutai Timur

Sebarkan artikel ini
foto : prokompim

WARTAKUTIM.CO.ID,SANGATTA -Dalam upaya untuk memajukan sektor pariwisata dan meningkatkan konektivitas di wilayahnya, Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, secara hangat menerima audiensi dari berbagai pihak terkait proyek peningkatan jalan penghubung antara Desa Muara Bengalon dan Desa Sekerat di Kecamatan Bengalon. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Bupati Kutim pada Senin (7/8/2023) ini menjadi tonggak penting dalam merumuskan langkah-langkah strategis untuk menghubungkan kedua desa tersebut.

Turut hadir dalam pertemuan ini, Humas PT KIN, Desta, beserta rombongan, perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kutim, Wahasuna Aqla, Kepala Desa Sekerat, Sunandika, Kepala Desa Muara Bengalon, Muh Yusuf, serta beberapa perwakilan warga yang tertarik dengan perkembangan proyek ini.

Dalam kesempatan ini, Bupati Ardiansyah Sulaiman secara gamblang mengemukakan bahwa pemerintah daerah memiliki agenda penting untuk mempersingkat waktu tempuh perjalanan menuju objek wisata populer, yaitu Pantai Sekerat, dengan menghubungkan secara lebih efisien Desa Muara Bengalon dan Desa Sekerat. Upaya ini diharapkan dapat membuka peluang baru dalam mengembangkan potensi wisata di wilayah tersebut, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kedua desa tersebut.

“Salah satu tujuan utamanya adalah untuk memudahkan masyarakat yang ingin mengunjungi Pantai Sekerat, khususnya dari daerah Sangatta, Bontang, dan Samarinda. Rute melalui Bengalon saat ini memerlukan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam. Namun, dengan melewati Desa Muara Bengalon, perjalanan akan menjadi lebih singkat, hanya sekitar 1 jam,” terang Bupati Ardiansyah.

Dalam konteks ini, PT KIN diharapkan dapat berperan sebagai mitra strategis dalam merealisasikan proyek peningkatan jalan penghubung ini. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan proyek ini dapat menjadi solusi yang berdampak positif, baik dalam hal kemudahan akses maupun perkembangan ekonomi lokal. Diskusi ini merupakan langkah awal yang menjanjikan dalam merintis langkah konkret untuk kesejahteraan masyarakat Kutai Timur. (PRO/adv)