BeritaNasionalPolitik

Alasan Rosan Nama Erick Thohir dan Bahlil Tidak Masuk TKN Prabowo-Gibran

479
×

Alasan Rosan Nama Erick Thohir dan Bahlil Tidak Masuk TKN Prabowo-Gibran

Sebarkan artikel ini

Wartakutim.co.id, Jakarta – Ketua Umum Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Maju (KIM) Rosan Roeslani menjelaskan nama Erick Thohir dan Bahlil Lahadalia tidak ada dalam daftar pengurus.

Menurut Rosan, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia sebaiknya fokus di kabinet membantu Presiden Joko Widodo meski secara terang-terangan telah mendukung calon presiden Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024.

“Kembali lagi, kalau semuanya ikut (masuk dalam TKN, red.), nanti yang mengurus negara siapa? Jadi, kami harus bagi-bagi yang bekerja untuk kampanye adalah kami-kami ini, dan harus juga tidak boleh semuanya mengurusi kampanye. Tetapi, mereka mendukung kami, memberi masukan. Ya itu yang kami butuhkan,” kata Rosan selepas acara pengumuman nama-nama pengurus TKN di Jakarta, Senin (3/11/2023).

Dia mengatakan, nama Erick Thohir juga tidak masuk dalam daftar pengurus, karena selain dia menteri aktif, saat ini dia mengampu dua jabatan, yaitu Menteri BUMN dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Ad Interim.

Terlepas dari tidak adanya dua nama itu, susunan pengurus Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka diisi oleh beberapa nama menteri dan wakil menteri KIM.

Jajaran menteri Presiden Jokowi yang masuk dalam susunan pengurus TKN, yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai Ketua Pengarah TKN, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Pengarah), Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor (Wakil Ketua Koordinator Strategis), dan Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni (Wakil Ketua Koordinator Strategis).

Di luar Kabinet, ada anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya dan Ketua Wantimpres Jenderal TNI Purn. Wiranto yang keduanya bertugas sebagai pembina, kemudian ada anggota Wantimpres Putri Kuswisnu Wardani sebagai penasihat.

Ada pula Deputi Kepala Staf Kepresidenan Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Juri Ardiantoro yang masuk dalam daftar pengurus TKN sebagai Wakil Ketua Koordinator Strategis.

Walaupun demikian, Juri mengajukan surat pengunduran dirinya kepada Presiden Joko Widodo melalui Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko per Senin 6 November.

TKN KIM untuk memenangkan pasangan bakal calon presiden-bakal calon wakil presiden, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, mengumumkan nama-nama pengurus yang jumlah keseluruhannya mencapai 274 orang.

Nama-nama itu di luar dari para petinggi dan pengurus partai politik dari KIM, turut diisi sejumlah purnawirawan TNI/Polri, kelompok pengusaha, teknokrat, akademisi, dan relawan. (Voi/Wal)