Berita PilihanWarta Parlementeria

Fraksi PDI-Perjuangan Apresiasi Peningkatan Pendapata Daerah di APBD 2024

606
×

Fraksi PDI-Perjuangan Apresiasi Peningkatan Pendapata Daerah di APBD 2024

Sebarkan artikel ini

WARTAKKUIM.CO.ID, SANGATTA – Fraksi PDI Perjuangan berkomitmen untuk mendorong penyusunan APBD yang memprioritaskan sektor-sektor kunci yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Kami meyakini bahwa pendekatan yang holistik dan berimbang perlu diterapkan dalam menyusun APBD, dengan memperhatikan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan, “Ungkap ketua Fraksi PDI-Perjuangan saat menyampaikan pandangan umum fraksi pada siding paripurna penyampai pandangan umum terhadapa nota penjelasan kepala daerah mengenai Raperda APBD 2024,pada   Kamis (09/11/2023).

Lebih lanjut Fraksi PDI Perjuangan Kutim mengapresiasi serta mengingatkan kembali bahwa semangat tema Pembangunan yakni “Penguatan Struktur Ekonomi Guna Mendukung Perekonomian Daerah.” Harus menjadi acuan yang akan mencerminkan arah strategis pembangunan yang diinginkan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk tahun 2024.

“Kami merasa Tema ini mencerminkan kesadaran akan pentingnya diversifikasi ekonomi dan berinvestasi dalam aspek-aspek yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, “sebut Siang Geah.

Selain itu, fraksi berlambang Banteng moncong putih ini juga mengapresiasi atas Upaya peningkatan yang signifikan dalam proyeksi pendapatan daerah untuk tahun 2024, dari Rp. 8,561 triliun menjadi Rp. 9,148 triliun.

Hal ini mengindikasikan optimisme dalam pengembangan sumber pendapatan daerah. Meski demikian secara bertahap kita harus bisa memastikan bahwa sumber pendapatan Kabupaten Kutai Timur kedepan berasal dari sumber pendapatan yang berkelanjutan dan tidak terlalu bergantung pada sektor tertentu, “harapnya.

Selanjutnya Fraksi PDI Perjuangan juga menyoriti pertumbuhan pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan peningkatan sebesar Rp. 508,851 milyar dari angka sebelumnya yakni 245,256 Milyar. Sehingga pada tahun 2024 nantinya PAD Kutim di proyeksikan sebesar 754,108 Milyar.

ini tentu menggambarkan keseriusan pemerintah dalam upaya yang dilakukan untuk meningkatkan penerimaan daerah dari sumber-sumber lokal. Sekali lagi Diversifikasi pendapatan daerah menjadi hal yang penting untuk terus menambah potensi pendapatan asli daerah.“katanya.

Siang Geah berharap dengan peningkatan APBD Kutim 2024, tidak ada keterlambatan dalam melaksanakan program pemkab Kutim khususnya Pembangunan infrastruktur yang proritas dan langsung dirasakan dampaknya oleh Masyarakat.

 

Kami Fraksi PDI Perjuangan berharap agar tidak ditemukan lagi keterlambatan pekerjaan Pembangunan terutama pada hal-hal yang sifatnya penting dan menyentuh langsung kebutuhan Masyarakat,”pungkasnya (ADV/IA)