Berita PilihanOlahraga

Wabup Serahkan Bonus Atlet – Apresiasi bagi Peraih Medali di Fornas VII dan Popda XVI

694
×

Wabup Serahkan Bonus Atlet – Apresiasi bagi Peraih Medali di Fornas VII dan Popda XVI

Sebarkan artikel ini

Wartakutim.co.id, Sangatta –Wakil Bupati (Wabup) Kutai Timur Kasmidi Bulang. menyampaikan penghargaan dan apresiasi atas prestasi para atlet Kutim, yang berhasil meraih medali pada Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Fornas) VII 2023 di Jawa Barat. Maupun atlet-atlet Kutim yang berhasil merengkuh mendali dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) ke XVI 2022 di Paser, Kaltim

Dalam sambutannya pada Selasa, 28 November 2023 di Hotel Royal Victoria Sangatta. Wabup Kasmidi Bulang mengatakan bahwa masyarakat Kutim sangat bangga atas medali yang diraih para atlet pada kedua ajang tersebut.

“Selamat bagi para atlet menerima bonus. Ini bukti Pemkab Kutim sangat konsen membina atletnya. Kita juga berharap atlet yang dimiliki Kutim bisa tampil terbaik di setiap event olahraga. Baik dikancah daerah maupun nasional,” tegas Kasmidi Bulang.

Adapun jumlah bonus yang diberikan ialah sebagai berikut, untuk Fornas VII Jabar bagi atlet perorangan yang meraih emas diberikan bonus Rp 10 juta, perak Rp 7,5 juta dan perunggu Rp 5 Juta. Untuk atlet beregu yang memperoleh emas dapat Rp 4 juta, perak Rp 2,5 juta dan perunggu Rp 2 juta. Bagi pelatih yang mendampingi atlet mendapatkan emas, diberikan bonus Rp 8 juta. Adapun pelatih yang mendampingi atlet mendapatkan perak mendapat Rp 6 juta dan perunggu Rp 4 juta.

Untuk atlet peraih medali dibPopda XVI Paser 2022, bonus untuk atlet perorangan meraih emas sebesar Rp 5 Juta, perak Rp 3 Juta, perunggu Rp 1,25 juta. Sedangkan untuk atlet beregu yang memperoleh emas mendapatkan bonus Rp 2,5 juta, perak Rp 2 juta dan perunggu Rp 1 juta. Untuk pelatih yang mendampingi atlet mendapatkan emas, dapat bonus Rp 2,5 juta, perak Rp 1,5 juta dan perunggu Rp 750 ribu. 

Wabup Kasmidi Bulang berharap, prestasi para atlet tidak boleh berhenti sampai di sini. Karena jenjangnya masih panjang, soalnya di dalam dunia olahraga tak boleh cepat puas apalagi bangga pada hari ini saja.

“Sebab mempertahankan prestasi lebih berat dibandingkan merebutnya. Karena itu satu lawan semua. Ketika menjadi referensi atlet lain, maka kita harus bisa lebih baik dari semua,” tegas Kasmidi Bulang. (Adv-Wal)