Berita

Bupati Ardiansyah Sulaiman Imbau Warga Waspada Pencurian dan Kebakaran Saat Mudik Lebaran

214
×

Bupati Ardiansyah Sulaiman Imbau Warga Waspada Pencurian dan Kebakaran Saat Mudik Lebaran

Sebarkan artikel ini

WARTAKUTIM.CO.ID,SANGATTA– Pada masa Ramadhan dan selama masa mudik Lebaran, warga perlu mewaspadai aksi kejahatan berupa pencurian sepeda motor hingga maling rumah kosong.

Sehubungan hal tersebut, Ardiansyah Sulaiman meminta agar masyarakat bisa lebih waspada sebelum meninggalkan rumah demi kelancaran dan kenyamanan saat sedang mudik lebaran merayakan lebaran idul fitri ke kampung halaman masing-masing.

Bupati Ardiansyah mengatakan, belajar dari pengalaman sebelumnya, banyak laporan masyarakat kejadian-kejadian yang tidak diinginkan, seperti pencurian rumah kosong dan peristiwa lainnya. Namun hal ini tidak akan terjadi bila masyarakat mau bekerja sama dengan seluruh aparat dan stekholder terkait dalam upaya pengamanan lebaran ini.

“Dengan adanya kejadian belakangan ini, mudah-mudahan masyarakat bisa lebih tenang dalam merayakan idul firti ini, mengingat kesiagaan seluruh aparat dan stekholder terkait dalam upaya pengamanan lebaran ini,” ujar Bupati usai pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tahun 2024 di Halaman Mako Polres Kutim. Rabu (03/4/2024) pagi.

Dalam kesempatan itu, dirinya yang didampingi unsur pimpinan Forkopimda juga mengimbau kepada warga yang hendak bepergian dalam waktu yang cukup lama, agar lebih waspada adanya bahaya kebakaran yang belakangan ini sering terjadi di beberapa daerah di Kutim, yang salah satu penyebabnya adanya konsleting listrik.

“Selain Basarnas, saya meminta agar melibatkan tim Pemadam Kebakaran. Karena situasi saat ini sedikit rawan (kebakaran), termasuk ada beberapa titik kebakaran di hutan, ini juga perlu kita waspadai,” ucap Bupati

Berkaitan dengan Operasi Ketupat yang akan berlangsung dua pekan ini, dirinya meminta agar masyarakat yang akan mudik bisa memanfaatkan secara baik pos pengamanan terpadu yang ada, untuk sekedar beristirahat dan lain sebagainya.

“Jangan sampai masyarakat melihat pos saja, tapi enggan untuk memanfaatkanya, karena pos itu didirikan memang untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kapolre Kutim AKBP Ronni Bonic menyatakan, sebanyak 600 personel gabungan dikerahkan selama masa mudik lebaran tahun 2024 ini. Selain itu, untuk memberikan rasa aman dan kenayaman bagi masyarakat, pihaknya juga mendirikan pos pengamanan terpadu di tiga titik, masing-masing di Jalan Yos Sudarso (pos pendidikan), Pantai Kenyamukan dan Pantai Teluk Lombok.

“Khusus dua pos ini (Teluk Lombok dan Kenyamukan) bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menghabiskan waktu liburan di hari besar keagamaan. Terrmasuk kita akan menempatkan personel di beberapa titik yang biasa melaksanakan kegiatan idul fitri,” ucap Kapolres. (WAL/Tj/ADV)