JAKARTA -PSSI menegaskan bahwa penunjukan pelatih baru Timnas Indonesia bukan lagi bagian dari program jangka pendek. Federasi kini mengusung visi berkelanjutan dalam pembangunan sepak bola nasional setelah resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala menggantikan Patrick Kluivert.
Dalam pernyataan resminya pada Senin (5/1), PSSI menekankan bahwa kehadiran Herdman dirancang sebagai bagian dari strategi jangka panjang, bukan sekadar solusi sementara di kursi kepelatihan.
Federasi menyebut, Herdman diproyeksikan menjadi figur sentral dalam proyek besar pengembangan sepak bola nasional yang berkesinambungan. Pelatih asal Inggris tersebut dikontrak selama dua tahun, dengan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya atau skema 2+2. Selain menangani tim nasional senior, ia juga dipercaya membesut Timnas Indonesia U-23.
Pola penugasan ganda ini sebelumnya pernah diterapkan saat era Shin Tae-yong. Menurut PSSI, pendekatan tersebut bertujuan memperkuat keterpaduan antarleveI tim nasional, sehingga proses transisi pemain muda ke skuad utama dapat berlangsung lebih terarah dan sistematis.
Lebih lanjut, PSSI memberikan mandat luas kepada Herdman, mulai dari membangun kesinambungan tim nasional senior dan U-23, memperkuat fondasi pembinaan usia muda, hingga meningkatkan kapasitas kepelatihan dalam negeri sebagai bagian dari pembangunan jangka panjang sepak bola Indonesia.













