oleh

Sekitar 9 Rumah Ludes Terbakar di Jalan Tepian Sangatta

-Berita Pilihan-Dibaca : 2.138 Kali

WARTAKUTIM.CO.ID, SANGATTA – Sebanyak 9 unit rumah warga di Jalan Tepian /Gang Tepian 2 RT 47 desa Sangatta Utara, Kutai Timur hangus terbakar, Senin (28/05/2019).

Api dengan cepat merembet dari satu rumah ke rumah lainnya. Mengingat kondisi rumah warga yang terbilang cukup padat dan hampir seluruh bangunan terbuat dari bahan kayu

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 21.35 WITA. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyidikan pihak kepolisian dari Polres Kutim.

Menurut salah seorang korban kebakaran yang juga ketua RT. 47 Suriansyah, asal api berasal dari ruang depan rumah miliknya. Saat kejadian tersebut istri korban masih di dalam rumah, sehingga melihat api sudah membesar Ia langsung teriak memanggil istrinya untuk segera keluar rumah.

“Saat kejadian saya sedang di masjid. Usai salat tarawih. Saya berbincang dengan salah seorang warga, pas melihat kobaran api saya langsung menuju lokasi, begitu saya sampai di lokasi saya melihat depan rumah saya api sudah sangat besar dan berteriak memanggil istri saya keluar, lewat belakang rumah,” jelasnya.

Sedikitnya 6 pemadam kebakaran dari pemkab Kutim dibantu 1 unit mobil PMK dan 1 unit mobil water Tangki di terjunkan dalam kebakaran tersebut. Api baru dapat dijinakkan kurang 1 satu jam kemudian.

Petugas pemadam kebakaran kesulitan dalam memadamkan api dikarenakan, banyaknya warga berkerumun di jalan masuk Tepian. Pemadam juga dibantu oleh warga sekitar dengan menggunakan ala kadarnya

Peristiwa tersebut sontak mengajukan seluruh warga di Jalan Tepian berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan barang berharga miliknya. Belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

 Kebakaran itu saat ini dalam penanganan pihak Polsek Sangatta. Sementara itu Pasca sejumlah petugas dari kepolisian dan Kodim Sangatta, menyelusuri lokasi kebakaran untuk mencari korban jiwa. Kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai ratusan hingga miliaran rupiah (wal)