oleh

Kembalikan Berkas Pendaftaran, Mahyunadi : Saya Siap Mundur Dari DPRD Kaltim Bila Didukung PDIP Kutim

-Berita Video-Dibaca : 2.566 Kali

WARTAKUTIM.CO.ID,SANGATTA – Politis Partai Golkar Mahyunadi, siap menerima konsekuensi pemecatan nya sebagai anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) jika ia diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan parpol lainnya pada pilkada Kutim 2020

Hal ini ditegaskan pria yang akrab disapa Unad ini saya memberikan sambutan usai mengembalikan berkas pendaftaran Bakal calon bupati dari PDIP Kutim.

Unad mengungkapkan ia pertama kali mendaftarkan diri ke PDIP Kutim untuk dapat diusung di pilkada Kutim 2020. Dia siap menerima konsekuensi dari partai golkar jika dia mendapat usungan dari partai besutan Megawati Sukarno Putri ini.

“hari ini saya pertama kali ke PDIP. Apabila PDIP memberikan dukungan maju menjadi calon bupati Kutim 2020. Tidak ada kata mundur lagi,”katanya

Unad menegaskan, dirinya tidak akan mundur dari pencalonan bupati dan meski harus di pecat dari anggota DPRD Kaltim. Bahkan ia akan mencabut julukan-nya sebagai sang petarung jika ia mundur dari pencalonan tersebut

Adik dari Wakil ketua MPR Mahyudin ini, juga menceritakan alasan dulu mundur dari calon bupati Kutim 2015. Padahal ia sudah mendapat surat rekomendasi dari DPP PDIP untuk maju menjadi calon bupati Kutim bersama ketua DPC PDIP Kutim Agiel Suwarno yang menjadi calon wakil bupati Kutim.

Ia mengungkapkan, alasannya mundur dari calon bupati pada saat itu di karena kan adanya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengharuskan anggota DPRD Kutim yang maju menjadi calon bupati dan wakil bupati harus mengundurkan diri.

“Setelah saya minta masukan dari keluarga besar saya dan orang orang terdekat saya, mereka menginginkan saya untuk tetap melanjutkan menjadi Ketua DPRD Kutim dan mengundurkan diri dari pencalonan tersebut,”ungkapnya (wal)

  • " data-pin-do="buttonPin" data-pin-config="beside">

News Feed