oleh

Januari, Kesempatan Bupati Ismunandar Lakukan Mutasi Pejabat

-Berita Pilihan, Politik-Dibaca : 622 Kali

SANGATTA – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang, membuat calon petahana alias incumbent yakni Bupati Ismunandar ketika hendak melakukan mutasi pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Hanya memiliki waktu hingga Januari tahun depan, hal ini berakitan adanya aturan main yang berlaku terkait Pilkada.

Sehingga hal ini menjadi pertimbangan matang oleh Pemkab Kutim, untuk melakukan lelang jabatan dan asesmen. Terlebih ada kabar dalam waktu dekat akan ada pergantian untuk mengisi sejumlah jabatan yang masih kosong hingga kini.

Diterangkan oleh Sekretaris Kabupaten (Seskab) H. Irawansyah, bahwa Bupati Ismunandar akan melakukan perihal lelang jabatan dan asesmen untuk dapat menempati sejumlah kursi yang kosong. Dimana untuk periode pertama ini, beliau hanya memiliki kesempatan melakukan pelantikan hingga Januari nanti.

“Mengingat ada aturan, enam bulan sebelum Pilkada berlangsung tidak boleh melakukan pelantikan pejabat. Karena itu, kalau tidak diisi sebelum masa enam bulan itu, akan terjadi kekosongan dalam waktu cukup lama.

Pasalnya dalam UU 10 tahun 2016 tentang Pilkada, pasal 71 sudah mengatur mengenai pelarangan calon kepala daerah petahana untuk melakukan mutasi pejabat daerah mulai enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan masa akhir jabatannya.

“Sebab, setelah pemilihan pun, ada aturan tidak bisa langsung melakukan pengisian jabatan selama enam bulan. Karena itu, harus diisi pada Januari,” tegasnya.

UUndang-Undang Nomor 10 tahun 2016 pada Pasal 71 diterangkan, Gubernur atau Wakil Gubernur, Bupati atau Wakil Bupati dan Wali Kota atau Wakil Wali Kota. Dilarang melakukan mutasi pejabat dalam waktu enam bulan sebelum Penetapan Pasangan Calon (Paslon) sampai akhir masa jabatan. Kecuali ada persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri. (Arso)