oleh

Ribuan Anak PAUD di Sangatta Didongengi

-Berita, Kaltim, Kisah-Dibaca : 114 Kali

SANGATTA – Wajah ribuan anak-anak PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), nampak begitu bahagia dan cerah sekali, saat mengikuti Festival Dongeng yang digelar oleh pihak Kampung Dongeng Etam Sangatta (KDES) pada Selasa (5/11) kemarin.

Kegiatan yang didukung oleh Pemkab Kutim dan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonedia (IGTKI), dibagi menjadi dua sesi, agar memudakan pesan-pesan yang disampaikan pihak penyelenggara terhadap anak-anak PAUD.

Ketua Kampung Dongeng Etam Sangatta, Mardiah Dewi Prosarinie mengatakan bahwa festival dongeng ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pahlawan. Selain itu juga untuk membangun budaya literasi, yang dimulai sejak dini dengan sasaran yakni anak PAUD, TK, KB.

“Tahun lalu temanya tentang “Lingkungan”, kali ini “Pahlawan”. Melalui peringatan hari pahlawan, kita berharap anak – anak bisa memahami bahwa mereka adalah calon – calon pahlawan. Sebagai pahlawan kejujuran, pahlawan kebersihan, dan lainnya,” ucapnya.

Yohana Fransiska Banda Mangku, salah-satu anggota Kampung Dongeng Etam Sangatta. Menerangkan jika kegiatan yang dilakukan komunitasnya dilakukan pada tiap bulannya. Namun untuk kegiatan berupa Festival Dongeng dengan skala besar dilakukan pada tahun 2019, dan melibatkan ribuan anak PAUD.

“Kampung dongeng awalnya ada di Jakarta, namun kemudian dibawa oleh Kak Awam dan kemudian menyebar merata di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Sangatta. Sehingga memang memiliki intensitas dan kepedulian yang tinggi dalam bidang pendidikan,” jelasnya.

Sementara itu, Suharlina yang merupakan orang tua dari salah-satu murid PAUD, amat mendukung pelaksanaan kegiatan Festival Dongeng. Mengingat pada masa sekarang dibutuhkan untuk mengatasi besarnya wabah gadget, dalam kehidupan anak-anak. Yang membuat daya imaginasi dan kepekaan sosial anak-anak berkurang.

“Mendengarkan dongeng membuat anak-anak mampu membuat daya pikir mereka berkembang, agar mampu mengimajinasikan berbagai cerita dalam visual pikirnya. Selain itu juga membuat mereka tumbuh dan berkembang selayaknya anak-anak dengan alami,” jelasnya saat ditemui wartakutim.co.id (Ndr/Arso)

  • " data-pin-do="buttonPin" data-pin-config="beside">