oleh

Ini Juara-Juara PDM Cup III Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kutim

-Berita Pilihan, Olahraga-Dibaca : 460 Kali

SANGATTA – Dalam rangkaian kegiatan Milad ke-107 Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kutai Timur menggelar PDM Cup III Tapak Suci Putera Muhammadiyah, yang digelar Senin (25/11) lalu di Gedung Olah Raga (GOR) SMAN 1 Sangatta Utara di Jl AW. Syahranie.

Ketua PD Muhammadiyah Kutim Drs. H. Syafruddin Syam M.AP didampingi Yakub Fadillah SIP, menyebutkan bahwa Tapak Suci Putera Muhammadiyah sebagai organisasi otonom dilingkungan Muhammadiyah, menjadi salah-satu olahraga tradisi pencak silat yang dikembangkan sejak lama. Sehingga pada Milad ke-107 Muhammadiyah, organisasi yang telah beruat-akar dalam lingkungan sosial dan kebudayaan masyarakat Indonesia ini, turut-serta menunjukkan rasa cinta organisasi dan dilibatkan aktif dengan menggelar rangkaian kejuaraan PDM Cup III Kutim.

“Keterlebitan anak-anak muda dalam PDM CUP III Tapak Suci Putera Muhammadiyah dalam Milad ke-107 Muhamadiyah begitu luar biasa. Sebagaimana kita ketahui jika kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan anggota sejak usia sekolah, dengan harapan dapat melestarikan keterampilan pencak silat sebagai seni beladiri asli Indonesia,” ungkap lelaki yang berprofesi sebagai pendidik ini.

Dari rangkaian kegiatan tersebut, ditetapkan Juara Umum adalah SD Muhammadiyah 1 Sangatta Selatan. Dimana untuk Tingkat Pra Remaja Juara Umum I diperoleh SD Muhammadiyah Sangatta Selatan, Juara Umum II SD IT Darusalam, Juara Umum III SD Muhammadiyah 2 Sangatta Utara.

Selanjutnya untuk tingkat remaja, Juara Umum I diperoleh Muhamadiyah Boarding School Istiqomah Sangatta Selatan. Juara Umum II SMP Negeri 1 Sangatta Selatan, lalu Juara Umum III didapatkan SMP Hajar Abyadh.

“Tapak Suci Putera Muhammadiyah memiliki landasan agama dan kebangsaan yang kuat. Perguruan ini menegaskan seluruh pengikutnya untuk bebas dari syirik dan mengabdikan perguruan untuk perjuangan agama dan bangsa. Yang mana memiliki motto dengan iman dan akhlak saya menjadi kuat, tanpa iman dan ahlak saya menjadi lemah. Untuk itulah erat kaitannya Tapak Suci dalam sejarah perjalanan panjang Muhammadiyah itu sendiri,” terang Yakub Fadillah lebih jauh. (Arso)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

DOWNLOAD APLIKASI ANDROID WARTA KUTIMĀ 

News Feed