oleh

Kasatpol PP : Sudah Seharusnya Satpol PP di Backup Secara Penuh

-Berita Pilihan, Nasional-Dibaca : 844 Kali

MATARAM- Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kutai Timur Didi Herdiansyah mengikuti Rapat Koordinasi (Rakornas) Satpol yang dipusatkan di Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 1- 3 Maret 2020. Acara secara resmi akan dibuka pada Senin (2/3/2020) esok, yang rencananya akan dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI Prof. H. Muhammad Tito Karnavian dan Gubernur NTB yakni Dr. Zulkieflimansyah.

Kegiatan Rakornas kali ini mengangkat tema “Peningkatan Profesionalisme Satpol PP dan Linmas Menuju Indonesia Maju”, yang mana menjadi acuan utama bagi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam membangun komunikasi searah hingga ke tingkat provinsi, serta kabupaten kota se-Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Kepala Satpol PP Kutim Didi Herdiansyah menerangkan seiring dengan peringatan HUT Satpol PP ke-70 pada 3 Maret dan Satlinmas ke-58 pada 19 April mendatang. Tentu penting untuk kembali mengingatkan keberadaan Satpol PP adalah bersama masyarakat, sebagai penyeimbang dan representasi negara hadir dalam geliat kehidupan sosial kemasyarakatan.

“Satpol PP maupun Satlinmas merupakan pilar pengamanan dan ketertiban umum yang berada dalam garis depan, sehingga peranannya amat penting pula dalam menyukseskan pelaksanaan Pilkada serentak. Tentu profesionalisme Satpol PP dituntut penuh, yang mana juga saling bahu-membahu dengan aparatur keamanan lainnya, termasuk pula pihak penyelenggara dan pengawas Pilkada,” ungkap mantan Camat Sangatta Utara ini.

Pada kegiatan ini, Satpol PP Kutim mengirimkan 7 perwakilan pada acara yang dipusatkan di eks Bandara Selaparang Kota Mataram, antara lain Kepala Satpol PP, Sekretaris Pol PP, Bendaraha, Kabid Sumber Daya Aparatur, Kasi Trantib hingga Kasubbag Umum dan Kepegawaian. Ketujuh orang tersebut masuk dalam 3.000 perserta dari seluruh provinsi dan kabupaten/kota , yang telah hadir sejak Sabtu lalu.

Lebih jauh Didi Herdiansyah menerangkan, pihaknya menyadari benar tuntutan seluruh elemen masyarakat termasuk pemerintah pada Satpol PP agar terus menumbuhkan profesionalismenya. Namun itu tidak dapat berjalan, jika kemudian Satpol PP tidak dibackup oleh jumlah personel yang cukup, anggaran yang seimbang, yang berdampak pada kegiatan dilapangan.

“Melalui Rakornas yang dihadiri pihak Kemendagri dan Satpol PP provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia, maka saya mengatakan penting bagi kami semua agar tetap dipandang dan berjalan sesuai tupoksi, seiring-seirama dengan pihak-pihak terkait dalam bertugas. Untuk itu Satpol PP harus benar-benar dibackup oleh pemerintah, terutama untuk besaran anggaran, besaran jumlah anggota, dan berdampak pada besaran kegiatan dilapangan.,” tegas Kepala Satpol PP Kutim ini.

Sehingga keberadaan Satuan Polisi Pamong Praja benar-benar dapat dirasakan, dilihat, dan menjadi garda pengaman kebijakan berupa Peraturan Daerah alias Perda. (Dra)

Share and Enjoy !

0Shares
89 0

DOWNLOAD APLIKASI ANDROID WARTA KUTIMĀ