oleh

Terharu, Petani Ini Sumbang Madu Untuk Tim Medis RSUD Sangatta

-Berita-Dibaca : 539 Kali

Berbagai aksi simpatik warga Kutai Timur, terus mengalir setelah pandemi Covid-19 meningkat. Terlebih saat ini Kutai Timur masuk daftar zona merah, menyusul adanya transmisi lokal dan angka positif Covid-19 yang telah berjumlah 21 orang.

Aksi simpatik terbaru, datang dari sejumlah petani lebah trigona sp (lebah kelulut), dari Desa Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, Kaltim.

Para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Trigona Reborn itu, telah mengumpulkan hasil panen madu kelulut selama beberapa minggu untuk disumbangkan kepada tenaga medis di RSUD Kudungga, Sangatta. Madu kelulut yang disumbangkan itu telah dikemas dalam botol berisi 250 ml. Sehingga total yang disumbangkan mencapai 80 botol madu.

Ketua Kelompok Tani Trigona Reborn Hafiz Triono

Bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Sangatta Selatan Hadi Prasetyo, mereka mendatangi RSUD Kudungga, yang merupakan rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Kutai Timur, Rabu (6/5/2020). Mereka langsung menemui Direktur RSUD Kudungga Sangatta dr Anik Istiyandari.

“Tidak banyak yang kami berikan, hanya 20 liter. Ini jerih payah kami beberapa minggu ini. Meski tidak banyak, tapi didalamnya tersirat doa kami semua, para petani, semoga tenaga medis di sini kuat dan sehat selalu selama merawat pasien Corona ini,” kata Hafiz Triono, Ketua Kelompok Tani Trigona Reborn.

Direktur RSUD Kudungga Sangatta dr Anik Istiyandari merasa terharu mendapatkan dukungan para petani madu kelulut itu. Petani semestinya merupakan salah satu kelompok terdampak Covid-19, namun mereka justru membantu dari kekurangannya.

“Terima kasih kepada para petani. Ini dukungan yang sangat tulus. Tentu ini sangat membantu kami tim medis agar memiliki stamina tinggi sehingga tidak terinfeksi saat merawat pasien positif,” kata Anik.

Anik merinci, ada 50 orang tim medis yang secara langsung menangani pasien Covid-19 di RSUD Kudungga. Mereka bekerja dalam tiga shift secara bergantian. Tim medis ini merawat 43 orang pasien ODP dan PDP serta 15 pasien diantaranya merupakan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

“Dengan kondisi seperti ini, tim kami memang sangat membutuhkan suplemen agar tetap fit. Ya, kami terima kasih dengan sumbangan madu dari para petani ini. Manfaatnya besar sekali bagi kami,” kata Anik.

Seperti diketahui, madu trigona sp (kelulut) memiliki khasiat tinggi bagi kesehatan. Tim Peneliti dari BPK Banjarbaru merilis, madu ini mengandung beberapa jenis vitamin, mineral dan enzim. Kandungan tersebut berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah stroke, memperkuat fungsi otak dan jantung serta meningkatkan kecerdasan anak.(*)

Penulis : Silvester Pantur

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

DOWNLOAD APLIKASI ANDROID WARTA KUTIMĀ 

News Feed