oleh

Lanal Sangatta Berhasil Menggagalkan Penyelundupan Narkoba Dan Miras dari Sulteng

-Berita Pilihan-Dibaca : 1.349 Kali

WARTAKUTIM.CO.ID, SANGATTA, – Posmat TNI Angkatan Laut (Lanal Sangatta) Manubar Sandaran Kutai Timur berhasil menggagalkan penyelundupan Narkoba jenis sabu dan minuman keras (Miras) jenis cap tikus yang dipasok dari Palangsiang Sulawesi Tengah.

Dari penyergapan tersebut Anggota Posmat Sandaran berhasil mengamanankan sebanyak 8 orang yang terdiri 3 ABK kapal yakni Da, Sa dan Yu serta 6 orang penumpang yakni S, EA, Y, As, Bu dan Ha.

Selain itu aparat juga mengamankan barang bukti  seberat 19 gram, alat isap sabu, 35 liter miras jenis cap tikus yang di masukkan kedalam cerigen dan sebuah kapal (KM. CahayaBerkah 77).

Komandan Lanal Sangatta Letkol Laut (P) Osben A.Naibaho M.M. M.Tr.Hanla menjelaskan, penangkapan berawal kecurigaan anggota Posmat Sandaran terhadap KM cahaya Berkah 77 yang sering melakukan bongkar muat barang dan penumpang di Dermaga Seriung, kecamatan Sandaran.

“Berdasarkan informasi dari jaringan agen KM Cahaya Berkah 77, kapal tersebut merupakan kapal pasar malam dan kapal pembawa barang dan penumpang dari Palangsiang Sulteng ke Sandaran Kutim,”katanya.

Lebih lanjut Ia menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap kapal tersebut, dugaan aparat terbukti, ditemukan barang yang mencurigakan dalam kantung plastic berupa 4 (empat) bungkusan, ternyata dalam bungkusan tersebut ditemukan 11 paket kecil sabu dan satu bungkus paket besar serta alat isap sabu.

Selain itu masih kata Naiboho,  aparat TNI AL dari Lanal Sangatta, juga menemukan satu jerigen yang diduga miras jenis cap tikus dalam kapal.

“Sabu tersebut diletakkan diantara dindin bekap kapal dalam kondisi seolah-olah, tidak bertuan,”ungkapnya.

Ia menambah, saat diinterogasi oleh petugas, penumpan dan ABK Kapal tidak ada yang mengakui barang tersebut.  Namun, saat dilakukan tes, dua orang dinyatakan positif narkoba yakni EA (Penumpan)  dan Yu (ABK). Sementara tujuh lainnya dinyatakan negative.

Sementara itu komandan Posmat Manubar, Serka Tri Mei teguh Setyawan mengatakan, kecurigaan petugas bermula saat, kapal KM Cahaya berkah 77 tidak memberikan laporan di Posmat Manubar Sandaran saat akan melakukan bongkar muat di dermaga Serium, Manubar Sandaran.

Menurutnya, Kapal tersebut sudah sering kali keluar masuk Sandaran, tetapi tiga bulan belakangan ini gerak gerik kapal tersebut cukup mencurigakan aparat.”Sekitar kurang lebih tiga bulan kami melakukan pemantauan terhadap kapal tersebut,”ungkapnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, Ketika melakukan bongkar muat, ABK tidak melaporkan ke posmat, sehingga petugas berinisiatif melakukan pemeriksaan ke seluruh bagian Kapal. Hasilnya aparat menemukan barang bukti sabu dan miras yang dipasok dari Sulteng.

Lebih jauh ia mengatakan, saat ini seluruh penumpan dan ABK diserahkan ke Polres Kutim untuk pemeriksaan lebih lanjut. (WAL)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0

DOWNLOAD APLIKASI ANDROID WARTA KUTIM