oleh

Penempatan Plt Kadis Disdukcapil Tidak Masalah

-Berita-Dibaca : 1.793 Kali

WARTAKUTIM.CO.ID,SANGATTA – Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Timur (Kutim) Heldi ,angkat bicara terkait isu penggangkatan Plt. kepala dinas Disdukcapil yang bebebara hari ini menjadi sorotan public di media sosial.

“Ya, saya juga kaget dengan kabar itu, saya lihat di media massa melalui fb (facebook) itu. Karena ada hubungannya dengan Plt Kadisdukcapil, secara ‘real’ itu seharusnya tidak ada masalah. Karena saya menerima (keputusan) itu pergantian Plt dari saya kepada Bu Sulastin,” ungkap Heldi saat dijumpai awak media di ruang kerjanya, Selasa (15/12/20).

Menurutnya, pengangkatan Plt kepala dinas tidak masalah, dimana pengantian tersebut dan sudah diatur langsung oleh kementerian dalam negeri Republik Indonesia. Lantas, ketika pengangkatan pejabat menjadi kadisdukcapil definitif harus dilaporkan ke Kemendagri.

“Menurut saya, proses penugasan Bu Sulastin sebagai Plt Kadisdukcapil itu tidak masalah, karena juga didampingi oleh Bapak Plt Kepala BKPP (Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan) Kutim Pak Rudi Baswan. Dan, dari beliaulah saya juga tahu bahwa pemberian tugas Plt Kadisdukcapi per 25 September dibuat atas nama Bu Sulastin,” papar Heldi.

Diketahui, tugas jabatan Plt Kadisdukcapil Kutim diterima Heldi setelah Kepala Disdukcapil sebelumnya, Januar HPLA, memasuki masa pensiun pada 1 Februari 2020. Akhirnya dirinya menerima kepercayaan dari pimpinan Pemkab Kutim untuk mengemban amanah sebagai Plt Kadisdukcapil Kutim.

“Kalau jabatan Plt Kepala Dinas tidak dilakukan pelantikan,” paparnya.

Dia memperjelas, bahwa isu miring tentang kaitan antara perpolitikan dengan jabatan Plt Kadisdukcapil itu di luar tanggung jawabnya. Juga, tidak dapat dikaitkan langsung dengan perpolitikan, bahwa diisukan ada keterkaitan dengan KTP ganda.

Sedangkan Heldi, saat menjabat Plt Kadisdukcapil juga sudah melakukan pemusnahan KTP yang ditarik karena adanya perubahan data dan KTP yang rusak sebanyak 12 ribu keping pada Juli 2020.

Dikonfirmasi terpisah, Plt Kepala BKPP Kutim Rudi Baswan menjelaskan, pemberian surat perintah pelaksana tugas Plt Kadisdukcapil Kutim diberikan karena untuk mengisi kekosongan jabatan Kadisdukcapil Kutim Januar HPLA yang pensiun 1 Februari 2020. (WAL)