Berita

Jalan Antar Desa di Muara Ancalong Ditinggikan, Akses Warga diharapkan Tak Terputus Saat Banjir

60
×

Jalan Antar Desa di Muara Ancalong Ditinggikan, Akses Warga diharapkan Tak Terputus Saat Banjir

Sebarkan artikel ini
Camat Muara Ancalong, Muh. Harun Al Rasyid, saat menjelaskan ke Wartawan terkait program pemcat

Muara Ancalong – Pemerintah Kecamatan Muara Ancalong terus menggenjot pembangunan infrastruktur jalan penghubung antar desa yang selama ini masih didominasi jalan tanah dan sering terputus saat musim hujan. Pekerjaan peninggian badan jalan diharapkan menjadi langkah permanen untuk mengatasi masalah banjir yang sering mengganggu aktivitas warga.

Pemerintah kecamatan kini memprioritaskan peningkatan akses sepanjang empat kilometer, mulai dari kilometer 1 hingga kilometer 4. Kondisi jalan tersebut kerap menyulitkan mobilitas masyarakat, terutama ketika curah hujan tinggi membuat wilayah itu tergenang.

Camat Muara Ancalong, Muh. Harun Al Rasyid, menjelaskan bahwa peninggian badan jalan menjadi fokus pembangunan tahun ini. “Setiap kali hujan deras, jalur utama tidak bisa dilalui. Warga sampai harus menggunakan perahu atau ketinting untuk menyeberang. Kami ingin memberikan solusi agar kondisi ini tidak terus berulang,” ujarnya saat di hubungi via seluller Sabtu (29/11/2025)

Upaya tersebut dinilai tidak mampu menangani persoalan banjir yang kerap menutup akses utama warga. Harun menambahkan, dengan peninggian jalan, aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan meskipun permukaan air sungai meningkat.

Meski begitu, proses pembangunan sempat menghadapi sejumlah tantangan. Selain cuaca yang tidak bersahabat, pemerintah kecamatan juga terkendala keterbatasan alat berat dan dump truck. Hal itu membuat sebagian tahap pengerjaan tertunda dan tidak bisa berjalan sesuai rencana awal.

Dari total empat kilometer yang ditargetkan, sekitar tiga kilometer sudah dikerjakan. Lebih dari separuh badan jalan kini telah ditimbun dan mengalami peninggian yang cukup signifikan.

Harun menyampaikan optimismenya bahwa proyek tersebut dapat rampung sebelum pergantian tahun. Ia menilai kolaborasi yang terjalin antara masyarakat, pemerintah desa, perusahaan sekitar, dan para pemangku kepentingan lainnya sangat membantu percepatan pekerjaan.

“Dengan dukungan semua pihak, kami yakin perbaikan jalan ini bisa selesai tepat waktu. Hal ini jelas, memastikan warga tidak lagi terlindungi saat banjir datang,” tutupnya.