Berita Pilihan

Perusahaan Sekitar Dukung Peningkatan Jalan Poros di Muara Ancalong

336
×

Perusahaan Sekitar Dukung Peningkatan Jalan Poros di Muara Ancalong

Sebarkan artikel ini

SANGATTA -Pemerintah Kecamatan Muara Ancalong, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), kini mendapatkan dukungan substansial dari sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayahnya untuk percepatan pembangunan infrastruktur. Camat Muara Ancalong, Muh. Harun Al Rasyid, menyatakan bahwa proyek perbaikan dan peninggian jalan poros utama telah ditetapkan sebagai prioritas bersama yang melibatkan sinergi erat antara pemerintah kecamatan, masyarakat, dan sektor swasta.

Harun menjelaskan bahwa ruas jalan yang menjadi fokus perbaikan memiliki fungsi strategis sebagai jalur logistik dan akses umum. Jalan ini digunakan oleh masyarakat untuk kegiatan sehari-hari, sekaligus menjadi rute vital bagi perusahaan untuk mobilisasi hasil perkebunan, pengiriman pupuk, dan bibit. Oleh karena itu, permintaan kontribusi dari perusahaan dianggap wajar dan beralasan.

“Jalan ini menjadi akses bersama. Masyarakat menggunakannya untuk aktivitas sehari-hari, sementara perusahaan memanfaatkannya untuk mobilisasi hasil perkebunan, pupuk, dan bibit. Oleh karena itu, kami tidak ragu meminta kontribusi dari perusahaan,” kata Harun.

Dukungan nyata dari sektor swasta terwujud dalam penyediaan sumber daya dan alat. Perusahaan di Muara Ancalong berkontribusi dengan menyumbang alat berat, dump truck, dan material tanah uruk. Bantuan ini esensial untuk mempercepat pekerjaan peninggian jalan sepanjang empat kilometer yang selama ini sering terendam banjir saat musim hujan tiba.

Harun menilai, keterlibatan aktif dari sektor swasta menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi dalam membangun daerah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha adalah kunci agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian perusahaan-perusahaan di sekitar Muara Ancalong. Ini menjadi bukti bahwa pembangunan daerah adalah tanggung jawab bersama, bukan semata-mata kewajiban pemerintah,” ujarnya. (ADV)