Kutai Timur – Kunjungan kerja Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, ke Pos Polisi (Pospol) Tanjung Mangkalihat Sabtu (28/2/2026), tidak hanya sebatas agenda kedinasan. Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Kutim ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat sekitar melalui penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga yang membutuhkan.
Momen penuh kehangatan tercipta saat AKBP Fauzan Arianto turun langsung menyambangi permukiman warga di sekitar area Pospol Tanjung Mangkaliat, Kecamatan Sandaran. Senyum merekah dan raut wajah haru tampak dari para warga, sebagian besar merupakan masyarakat pesisir, saat menerima langsung bantuan kebutuhan pokok dari tangan Kapolres. Bantuan ini diberikan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar dan meringankan beban ekonomi keluarga sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Fauzan Arianto menegaskan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan wujud nyata kepedulian dan empati institusi Polri terhadap kondisi masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir dan pelosok.
“Sembako ini mungkin tidak seberapa nilainya, namun ini adalah bentuk tali asih dan wujud nyata bahwa Polri peduli dan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat,” ungkap Kapolres Kutim dalam keterangannya.
Lebih lanjut, pria kelahiran Marabahan, Kalimantan Selatan 43 tahun silam ini berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyambung tali silaturahmi yang erat antara kepolisian dan warga setempat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus saling membantu dan menjaga kondusifitas lingkungan.
“Harapan kami, sedikit bantuan ini bisa membawa senyum dan meringankan beban warga. Kami juga memohon doa dan dukungan dari masyarakat agar Polri senantiasa diberikan kelancaran dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan yang terbaik,” tutupnya dengan ramah.
Rangkaian kunjungan kerja yang diwarnai aksi kemanusiaan ini pun sukses meninggalkan kesan mendalam. Tidak hanya memperkuat keamanan, langkah proaktif Kapolres Kutim ini semakin mengokohkan sinergitas dan rasa saling percaya antara kepolisian dan masyarakat di beranda terluar Kutai Timur.












