Ragam  

Hanya Isu, Tewas Berdempet Karena Selingkuh

Ilustrasi FT : bangka.tribunnews.com
Ilustrasi
FT : bangka.tribunnews.com

SANGATTA,: Kesibukan jajaran RS  Pupuk Kaltim Prima Sangatta sejak Sabtu (14/9)  meningkat semenjak   beredarnya kabar sepasang kekasih tewas berdempet dan tak bisa dipisahkan. Pasalnya, dikabarkan keduanya berselingkuh disuatu tempat yang dianggap kramat di sekitar Patung Burung Jalan A Moeis Sangatta Selatan.

Namun kabar yang berhembus kencang itu, tak pelak menarik perhatian berbagai kalangan termasuk Kapolres AKBP Budi Santosa S.Ik serta Asisten Kesra Drs H Mugeni M.Si. Namun, ketika dilakukan pengecekan ternyata tidak benar. “Tidak benar kabar ada sepasang warga Sangatta Utara tewa berdempetan karena selingkuh ditempat kramat, itu kabar bohong saja,” ujar Kapolres Budi Santosa.

Hal itu dibenarkan Asisten Kesra Mugeni, bahkan ia menegaskan isu tewas berdempet tidak pernah terjadi dan tidak masuk akal. “Meski berselingkuh ditempat kramat atau hal-hal magic lainnya, rasanya ngak masuk akal ada kasus tewas dempet karena selama ini memang ngak pernah terjadi,” sebut Mugeni ketika jumpa wartawan di ruang kerjanya, Senin (16/9) kemarin.

Kalangan RS PKP sendiri sempat tersenyum ketika wartawan datang melakukan cross cek, bahkan mereka dengan ramah menyebutkan di RS PKP sendiri belum ada kamar jenazah. “Sangat mustahil RS mau menyembunyikan jenazah itu tidak benar, karena tidak dibenarkan dalam aturan meski kondisi jenazah tidak lazim,” terang dr Rustam Effendi selaku Manager Pelayanan Medis RS PKP.

Didampingi sejumlah dokter dan dr Yulianti sebagai Humas PKP, disebutkan isu tewan dempet sudah berkembang sejak Sabtu, bahkan ada sejumlah ibu-ibu datang mengecek langsung termasuk mengeceka satu persatu ruangan yang ada. “Karena gerak –gerik mereka mencurigakan ya terpaksa ditegur, karena buka mau besuk tapi mencari kedua jenazah yang disebut berdempet,” terang Yulianti sambil tertawa.(din)