Pembukaan MTQ Tingkat Kabupaten Di Buka Besok

Sangatta, Wartakutim.com – Acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Kutai Timur yang ke 10, akan dibuka rabu (19/2) di Masjid Agung Komples Bukit pelangi Sangatta.

Ketua Pelaksana MTQ X Kutim H. Syaiful Hadi mengatakan acara pembukaan MTQ tersebut, akan dibuka secara langsung Bupati Kutai Timur Isran Noor. Sebelum di adakan acara pembukaan pada pukul 19.00, terlebih dahulu dilaksanakan Pawai Ta’aruf dan pembukaan pameran pembangunan yang dipusatkan di halaman kantor kecamatan Sangatta Utara.

Menuru Syaiful Hadi, untuk persiapan tempat pelaksanaan arena kegiatan semuanya sudah siap untuk digelar. Dan tempat pelaksanaan akan dibagi menjadi Tujuh tempat, dimana Masjid Agung Sangatta untuk sebagai arena untuk tilawah dewasa dan remaja cacat tuna netra.

“Gedung PKK dijadikan arena untuk tartil dan tilawah anak-anak, Aula Bappeda untuk arena tahfizh dan tafsir Qur’an, Aula Dinas Kehutanan untuk Syahril Qu’ran, Aula SMU 1 Sangatta Fahmil Qur’an, Gedung Serba Guna untuk Khattil Qur’an, dan Aula Dinas Lingkungan Hidup untuk arena MMQ,” ungkap Ketua Pelaksana.H. Syaiful Hadi Usai menggelar rapat Persiapan Pelaksanaan MTQ.

Kegiatan ini Lanjut Syarif, diarahkan langsung oleh Ketua Umum LPTQ H. Mugeni, yang didampingi pula oleh Kepala Kementerian Agama Sangatta H. Fahmi Rasyad, dibantu juga oleh H. Herri Supriyanto, H. Abdullah Fauzie, H. Muhammad Ramli dan H. Andi Abdurrahman

“Kami berterimakasih sekali telah dibantu dan didukung oleh panitia lainnya, mulai dari Wakil Ketua H. Mardiani, Sekretaris Drs. H. Burni, Wakil Sekretaris H. Sopiansyah, Bendahara H. Ahmad Wahyani, Wakil Bendahara Ahmad Syafi’i.”Ucapnya

Sementara itu Ketua Umum LPTQ Kutim Drs. H. Mugeni, M.Si meminta kepada warga Sangatta Utara dan Sangatta Selatan bersama sama memeriahkan MTQ itu,

“Karena kegiatan ini merupakan salah-satu perwujudan dari kecintaan umat Islam pada Al Qur’an. Sehingga tidak salah jika seluruh warga masyarakat memanfaatkan kegiatan ini sebagai bentuk peningkatan keimanan atau dengan kata lain sebagai penyadaran diri, agar kemudian hidup menjadi lebih baik.” Ujar Mugeni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.