Pelaksanaan MTQ X, Resmi di Tutup Wakil Bupati Kutim

SANGATTA — Pelaksanaan Musabaqah Tillawatil Qur’an (MTQ) X Tingkat Kabupaten Kutai Timur ditutup oleh Wakil Bupati Ardiansyah Sulaiman pada Minggu (23/2) malam. Kegiatan yang mempertemukan 18 kafilah yang jumlahnya mencapai ribuan peserta lima hari berakhir.

Kegiatan penutupan yang dilakukan di Masjid Agung Bukit Pelangi Sangatta tersebut dipenuhi oleh peserta maupun juga warga yang menyaksikan langsung acara penutupan tersebut yang berlangsung sejak pukul 20.00 hingga 24.00 Wita.

Pada kesempatan itu, hadir pula Sekretaris Daerah H. Ismunandar, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) H. Mugeni, Asisten I Tata Praja Syafruddin, Kemenang Sangatta Fahmi Rasyad, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD).

Wakil Bupati Ardiansyah Sulaiman menyebutkan bahwa dengan berakhirnya pelaksanaan MTQ ke X maka seluruh kafilah akan kembali ke kampung halaman masing-masing, namun tidak kemudian syiar islam berhenti pada kegiatan MTQ saja.

“Kegiatan ini akan terus berlangsung hingga akhir hayat kita, terlebih lagi untuk para pemenang yang akan menjadi utusan atau perwakilan kafilah Kabupaten Kutai Timur pada kegiatan MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara yang digelar di Kutim.” Kata Wakil Bupati Kutim Ardiansyah.

“Dengan segala kerendahan hati, maka apa yang telah didapatkan oleh para juara pada pelaksanaan MTQ kali ini dapat dijadikan sebagai motivasi yang tinggi untuk terus berprestasi hingga tingkat nasional. Selain itu kewajiban untuk membumikan Al-Qur’an sebagai pedoman atau pijakan hidup harus terus berjalan dan bukan hanya sekedar dilakukan pada ajang-ajang perlombaan semata,” Sambungnya.

Setelah itu Dewan Hakim yang dikoordinatori oleh Hj. Munawwarah, S.PD.I,M.Si membacakan hasil keputusan Dewan Hakim Musabaqah Tillawatil Qur’an (MTQ) X Tingkat Kabupaten Kutim Nomor: 02/KPE.DH-KT/II/2014 tentang Penetapan Peserta Terbaik dan Terbaik Harapan pada MTQ X 2014 yang ditetapkan pada tanggal 23 Februari 2014, dengan tembusan langsung kepada Bupati Isran Noor, Ketua DPRD Alfian Aswad, Kemenag Kutim Fahmi Rasyad, serta 18 camat se-Kutim. Saat barisan penerima hadiah telah berjejer rapi dihadapan para tamu undangan, maka Wakil Bupati Ardiansyah Sulaiman didampingi oleh Ketua LPTQ Kutim Mugeni, kemudian memberikan piala dan piagam penghargaan pada para pemenang. Selain itu diberikan pula pemberian piala dan penghargaan kepada Camat Sangatta Selatan Isnaini Trikorawati sebagai kecamatan pemegang gelar juara umum.

Sementara itu Ketua LPTQ Kutim dalam sambutannya menyebutkan bahwa para kafilah asal kecamatan baik yang terletak di sekitar Ibukota Kabupaten, pesisir, dan pedalaman mengikuti dan mengirim wakil-wakilnya pada cabang perlombaan yang dilaksanakan dalam MTQ X tahun 2014 dari 17 – 23 Februari. Mulai dari penerimaan kedatangan kafilah, verifikasi dan pendaftaran peserta, pawai ta’aruf, tilawah dewasa, remaja, can cacat tuna netra, selain itu ada pula lomba tartil dan tilawah, tahfizh dan tafsir qur’an, syahril qu’ran, fahmil qur’an, khattil qur’an, dan MMQ.

“Hadir pada setiap harinya perwakilan dari para kafilah dalam mengikuti perlombaan yang pelaksanaannya tersebar pada beberapa tempat, untuk kemudian menyemarakkan MTQ dengan persaingan yang sehat atas nama syiar islam. Kami seluruh panitia juga mengucapkan minta maaf yang sebesar-besarnya jika ada pelayanan yang tidak memenuhi keinginan saudara sekalian, karena bagaimanapun kami adalah manusia biasa yang tidak lepas dari kekhilafan. Perlu diketahui untuk mengetahui kualitas pelayanan pada MTQ X, pihak panitia juga menyebarkan quisioner untuk diisi yang dikelola pihak lain. Dimana hasilnya dapat dijadikan patokkan dalam mempersiapkan diri pada pelaksanaan MTQ tingkat provinsi yang akan ditempatkan di Kutim nantinya,” ungkap Mugeni disambut tepuk tangan meriah seluruh kafilah yang hadir.

Sementara Ketua LPTQ mengatakan bahwa pihak panitia juga memberikan kejutan dalam pelaksanaan MTQ kali ini. Dimana menyusupkan tambahan acara berupa rekreasi dan pesta pantai kafilah untuk meningkatkkan tali silaturahmi dan kekeluargaan. Selain itu diberikan pula beberapa kejutan tambahan yang diumumkan pada penutupan MTQ, yakni pemberian hadiah umroh oleh pihak LPTQ untuk beberapa pihak dengan proses undian. Yang mana merupakan bentuk penghargaan dan ucapan terimakasih atas kerja keras yang dilakukan oleh panitia hingga dewan hakim, maupun Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) yang berperan aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Musabaqah Tillawatil Qur’an ke-10.

“Ada beberapa nama yang di umrohkan oleh pihak LPTQ Kutim, yakni mulai dari Dewan Hakim yang diperoleh oleh Bapak Lalu Kartanum dan Ibu Rosnif, dari pihak Panitera didapatkan oleh Bapak Husaini. Jika pada tahun-tahun sebelumnya pihak KUA belum mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan hadiah umroh, maka pada pelaksanaan LPTQ kali ini akan diberangkatkan dua orang dari KUA Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, semoga ini menjadi berkah bagi kita semua serta memperkuat syiar islam di kabupaten Kutai Timur,” terang Mugeni. (Nal)