Harist Minta Maaf, Bupati Kutim Cabut Laporan Polisi

Sangatta, Warta Kutim – Bupati Kutai Timur, Isran Noor, berniat mencabut laporan polisi yang dibuatnya atas nama Harist Moshroomer. Surat Laporan bernomor LP/69/III/2014/Kaltim/Res Kutim tertanggal 10 Maret 2014 itu, akan dicabut karena Harist selaku terlapor, telah mengakui perbuatannya.

“Harist juga meminta maaf ke Bupati lewat surat yang dikirimkan oleh terlapor pada tanggal 17 Maret 2014 lalu,” terang Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Kutim, Mucthar, di Media Center Setkab Kutim, Senin (28/4) kemarin.

Bupati Kutim melaporkan warganya, Harist, atas perbuatan pencemaran nama baik dan penghinaan di media social Facebook. “Surat itu sudah diterima langsung oleh bupati dan tembusannya juga sudah saya terima. Bupati telah merespon dengan baik,” ujar Mucthar.

Muctar menambahkan, Isran Noor (selaku penyelenggara pemerintah) menerima permohonan maaf Harist. Namun dengan catatan, Harist sungguh-sungguh menyadari perbuatannya dan mau berjanji untuk tidak akan mengulangi lagi. “Kami berharap permohonan maaf Harits itu dilakukan dengan tulus, bukan main main. Maaf itu dilakukan dengan sungguh-sungguh dari hati yang dalam dan tidak dipengaruhi oleh siapapun,” katanya.

Harist diminta membuat surat pernyataan resmi untuk tidak mengulangi perbuatannya. “Kami juga minta dukungan pers dengan menyampaikan ke Haris untuk membuat surat penyataan tidak mengulangi perbuatannya dan mengambil surat tanggapan bupati atas surat permohonan maaf Harist,” ungkap Muchtar.

Dikatakannya, surat tanggapan dari Bupati  tertanggal 21 April 2014, namun baru diberitahukan ke media massa. Karena mengunggu momen yang tepat. “Sudah beberapa hari surat tanggapan bupati atas surat permohonan maaf harist ini sudah ada dengan saya. Cuma sengaja saya, baru hari ini saya ekspos ke media kerena mencari waktu yang tepat,” bebera Mucthar. (wal)

Editor : Sonny Lee Hutagalung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.