
Sangatta,wartakutim.com–PT Kaltim Prima Coal (KPC) secara simbolis menyerahkan tiga paket program corporate social responsibility (CSR) senilai Rp 420 juta, kepada masyarakat di Kecamatan Bengalon. Tiga paket program itu diserahkan saat acara Buka Puasa Bersama Pemkab Kutai Timur dengan masyarakat Bengalon, Senin (27/6).
Tiga paket program yang diserahkan saat itu, berupa pengadaan alat kesehatan (Alkes) untuk Puskesmas Sepaso dan lima desa di Kecamatan Bengalon, pengadaan perlengkapan kantor kecamatan dan Koramil Bengalon; serta pengadaan dua unit speedboat untuk Kecamatan Bengalon.
Acting Manager Bengalon Community Relation and Development (BCRD) Denny Pratama mengatakan, tiga paket program itu merupakan realisasi sebagian program CSR tahun 2015 lalu. “Ini adalah realisasi dari sebagian program CSR tahun 2015 lalu dan merupakan hasil dari perencanaan bersama dengan desa, kecamatan dan semua stakeholder di Bengalon,” kata Denny.
Pada kesempatan itu, Denny menyerahkan tiga paket program tersebut kepada Bupati Kutai Timur Ir. Ismunandar, MT. Selanjutnya, Bupati menyerahkan setiap paket program kepada masing-masing instansi penerima.
Bupati Ismunandar menyampaikan ucapan terima kasih kepada KPC, atas realisasi program CSR untuk masyarakat Bengalon. Bupati berharap, apa yang dilakukan KPC bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain. “Kita tadi sudah menyaksikan sebahagian dari kepedulian kawan perusahaan, terutama dari KPC.Mudah-mudahan, yang lain juga menyusul. Apalagi di bulan puasa ini, insya Allah bertambah pahalanya kalau berbagi di bulan puasa,” ujar Ismu dalam sambutanya kepada ratusan warga Bengalon yang hadir.
Pernyataan senada disampaikan dokter Agus Santoso, Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Puskesmas Sepaso, Bengalon. Agus yang menerima paket peralatan kesehatan (Alkes) mengakui, peralatan yang diberikan itu sangat bermanfaat bagi Puskesmas dan lima Puskesdes di wilayah Bengalon.
“Alkes yang diberikan KPC sangat membantu kami. Kalau berharap dana dari pemerintah itu sangat terbatas, sehingga belum bisa menyentuh desa-desa yang jauh. Harapannya bisa langsung digunakan oleh petugas-petugas kita di desa, sehingga dapat melayani masyarakat sedekat mungkin dan sebaik mungkin, sehingga derajat kesehatan masyarakat semakin baik,” ujar dokter Agus.
Agus merinci, Alkes yang diterimanya berupa tempat tidur melahirkan, tempat tidur rawat inap, perlengakapn oksigen, peralatan pemeriksaan ibu hamil dan beberapa peralatan lainya. “Pokoknya lengkap. Ini kami terima untuk Puskesmas Sepaso dan Puskesdes di Desa Sepaso Selatan, Desa Muara Bengalon, Desa Sekerat, Desa Tebangan Lembak dan Desa Keraitan. Jadi hampir semua titik yang ada petugas medisnya itu mendapat bantuan alat kesehatan dari KPC,” ujar Agus.
Tingkat penyerapan program-program CSR di Bengalon, menurut Denny Pratama, cukup tinggi, hampir 100 persen dari perencanaan pada, 14 Juli 2015 lalu di Wisma Prima. Program yang dikerjakan adalah program yang telah diusulkan dalam RPJM Des dan Musrenbang, namun belum memiliki anggaran.
“Ini untuk mendukung program kerja pemerintah Kecamatan Bengalon dan pemerintah desa sesuai rencana pembangunannya. Kita share programlah dengan pemerintah. Jadi KPC mendukung dan melengkapi pembangunan daerah,” ujar Denny.(*)
