oleh

Anggaran Disdik Kutim 2017 Terjun Bebas.

-Ragam-Dibaca : 899 Kali

WARTAKUTIM.co.id, SANGATTA – Difisit anggara yang saat ini melanda Pemerintah kabupaten (Pemkab) Kutai Timur tidak hanya berdampak pada pembangunan Infratruktur. Namun, juga berdampak luas dengan dunia pendidikan di Kutim. Hal ini terlihat dengan merosot anggaran dinas Pendidikan (Disdik) Kutim di tahun 2017.

Jika di tahun tahun sebelumnya, Disdik Kutim selalu mendapat porsi anggaran yang cukup besar, sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar (UUD), 20 persen dari anggaran APBD. Anggaran pendidikan Kutim tahun ini merosok tajam alias terjun bebas.

Kepala Disdik Kutim Akhmadi Baharuddin mengatakan, anggaran pendidikan Kutim tahun 2017 dibawah 20 persen dari APBD. Jika ditahun sebelumnya anggaran Pendidikan Kutai mencapai sekitar  Rp 600 milliar hingga Rp 800 milliar, di tahun ini dipastikan alokasi dana pendidikan sebesar Rp 115 M.

 “Anggaran Kami (Disdik) jauh dari harapan. Itupun anggaran tersebut lebih banyak di alokasikan untuk pembayaran utang . Sementara untuk pembangunan fasilitas sekolah dan lainnya kami tiadakan tahun ini karena kami sangat kekurangan anggaran di Disdik,”terangnya

 Dijelaskan, dari anggaran sebesar Rp 115 M tersebut, di alokasikan untuk pembayaran utang fisik tahun 2016 sebesar Rp 65 M dan utang non fisik sebesar Rp 22 M, selebihnya, dialokasikan untuk dana ter arah dan biaya kegiatan sekolah (BKS).

“Anggaran itu tidak termasuk dana BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah). Kemarin kami ajukan juga tapi belum mendapat persetujuan disetujui,”terangnya.

Hal ini kata Ia, tidak termasuk juga untuk pembayaran insentif guru Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D). Namun, untuk pembayaran insentif guru, Pihak disdik menggunakan dana CSR Perusahaan.”Kami akan melakukan kerjasama dengan pihak perusahaan untuk pembayaran Insentif guru TK2D. Dan kerjasama ini sudah mendapat respon dari pihak perusahaan seperti P. KPC (Kaltim Prima Cool). Mereka sudah mau membantu kami melalui dana CSR, dan prosesnya sudah berjalan. Rencananya, pihak perusahaan akan merealisasikan bulan Agustus tahun ini,”terang

Dikatakan, pihaknya telah mengusulkan ke DPRD Kutim tambahan anggaran pendidikan diAPBD Perubahan. Ia berharap anggaran tersebut bisa disetujui oleh legislator. (IA)