oleh

Kejari Sangatta, Geledah Kantor PDAM Sangatta. Ini Kasusnya

-Hukum Dan Kriminal-Dibaca : 6.534 Kali

WARTAKUTIM.CO.ID – SANGATTA, Tim kejaksaan Negeri (Kejari) Sangatta, Kutai Timur (Kutim), menggeledah kantor PDAM Kutim, di Kabo Jaya Sangatta, Kamis (5/12) siang. Penggeledahan tersebut terkait dugaan kasus korupsi pengadaan Bahan Bakar Minyak (BBM) tahun 2015 dengan tersangka berinial E.

Dari pantauan Wartakutim.co.id, Penggeledahan di lakukan sekitar pukul 10.00 wita. Tim kejari Sangatta berjumlah sebanyak 7 orang penyidik dan dipimpin langsung oleh Kepala Seksi (kasi) Tindak Pidana khusus (Pidsus) Kejari Sangatta Rudi Susanta, menggeladah sejumlah ruangan di kantor PDAM Sangatta diantaranya, ruangan Sekertariatan, ruang bagian keuangan, ruang bagian kepagawian dan ruang umum.

Dalam penggeledahan tersebut, tim kejari sangatta menyita alat bukti sebanyak 3 kardus dan 1 kopor dokumen dan langsung dibawah ke kantor kejari Sangatta yang berada di bukit pelangi Sangatta.

Kepala Kejari Sangatta, Mulyadi, SH mengatakan, penggelahan terkait dengan dugaan kasus korupsi pengadaan BBM solar tahun 2015 yang melibatkan tersangka E.

“tujuan dilaksanakan penggeledahan tersebut untuk mencari alat bukti surat. Kalau kita sudah dapatkan nanti alat bukti kami akan meminta persetujuan dari pengadilan untuk dijadikan sebagai barang bukti,”kata Mulyadi saat ditemui wartawan di kantor kejari sangatta.

Dia menambahkan, dalam penggeledahan tersebut kejari menyita ratusan dokumen diantaranya adalah dokumen pembayaran, kontrak kerjasama dengan pihak perusahaan pengadaan BBM.”terutara terkait dengan pembayaran terutama tentang pengadaan BBM solar,”ungkapnya

Sekedar diketahui, kejari Sangatta telah menetapkan satu orang tersangka dugaan kasus korupsi pengadaan BBM solar tahun 2015 diperkirakan merugikan negara sebesar Rp.1.2 millyar. Dalam kasus tersebut kejari telah memeriksan sebanyak 18 saksi.  (wal)