oleh

Mahasiswa-Mahasiswi Bersama TNI Bersih-Bersih Sungai

-Berita, Kecamatan, Ragam-Dibaca : 391 Kali

SANGATTA – Kurang pedulinya masyarakat terhadap keberadaan aliran sungai, menyebabkan terjadinya pencemaran pada sungai Benum di Rantau Pulung. Akibat aktifitas warga yang membuang sampah rumah tangga dan plastik langsung ke sungai. Membuat aliran sungai mengecil dan tersendat, karena banyaknya tumpukan sampah.

Hal ini menggerakkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam hal ini Bintara Pembina Desa (Babinsa) di desa Rantau Makmur kecamatan Rantau Pulung, melaksanakan kegiatan gotong-royong dengan mahasiswa-mahasiswi STIE Nusantara yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada wilayah tersebut.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (4/9) kemarin, menurut Babinsa Desa Rantau Makmur Serka Ansar dilakukan pemungutan sampah-sampah plastik dan ranting kayu hasil pembuangan alias sampah domestik rumah tangga di wiayah tersebut.

“Kami bersama-sama dengan mahasiswa-mahasiswi yang melakukan KKN di Rantau Pulung melakukan kegiatan gotong-royong dengan membersihkan sungai. Tidak hanya itu, warga sekitar dan di luar sungai Benum disadarkan untuk tak membuang sampah ke sungai. Yakni dengan memasang papan peringatan untuk tidak membuang sampah ke sungai,” jelas Serka Ansar.

Pada kesempatan terpisah, Danramil 0909-01 Sangatta Kapten Inf Arif Safardiyatno menyebutkan bahwa kegiatan Babinsa bersama dengan mahasiswa-mahasiswi KKN, beserta masyarakat setempat. Merupakan wujud kepedulian TNI untuk turut serta menjaga lingkungan sekitar, termasuk pula aliran sungai Benum.

“Bagaimanapun juga sungai merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat, yakni menunjang aktifitas sehari-hari. Untuk itu keberadaan sungai harus bersih dari kotoran dan sampah, karena dapat menganggu ekosistem sungai. Sehingga sungai dapat terhindar dari pencemaran air akibat sampah dll,” jelas Danramil 0909-01 Sangatta. (Arso)

Kutim Zona Merah, Ini Kata Bupati Belum Usulkan PSBB Ke Pemprov Kaltim

  • " data-pin-do="buttonPin" data-pin-config="beside">